Pembunuhan Sadis di Tombulu, Kepala Korban Dipotong dan Dibakar

Tombulu, MS

Kasus pembunuhan sadis di Desa Rumengkor, Tombulu, terungkap. Pelaku berinisial PK alias Paulus (48), warga Rumengkor Jaga IV, mengaku memotong kepala korban kemudian membakarnya ditungku tempat memasak gula aren.

"Iyo kita so bunuh pa dia, kita cuma da potong di kepala, depe kepala kita da bakar di tampa momasa akang gula," aku pelaku dihadapan aparat kepolisian. Kasus pembunuhan sadis ini awalnya terungkap saat mayat korban Alen Kapele (21), warga Kaleosan, ditemukan dengan kondisi tanpa kepala oleh pemerintah desa dan warga setempat, Selasa (26/12).

Jenazah korban itu berhasil ditemukan setelah warga melakukan pencarian selama dua hari. Pencarian terhadap korban dilakukan setelah pihak keluarga curiga, korban yang meninggalkan rumah sejak Minggu (24/12) tak kunjung pulang. Keluarga yang panik akhirnya melaporkan hal itu ke Pemerintah Desa Rumengkor Satu. Pihak keluarga korban dibantu perangkat desa dan Hansip mulai melakukan pencarian sejak Senin (25/12).

Kecurigaan terhadap pelaku memang sudah tercium oleh pihak keluarga. Awalnya, pencarian dilakukan ke lokasi dimana pelaku tinggal. Namun pada hari pertama pencarian, korban belum ditemukan. Pencarian dilanjutkan Selasa (26/12). Aparat pemerintah desa, pihak keluarga, bersama masyarakat menyisir sejumlah lokasi yang dicurigai. Baru sekitar pukul 12.15 Wita, korban akhirnya berhasil ditemukan.

Namun tragis, saat ditemukan kondisi korban mengenaskan, dalam keadaan tak bernyawa dan tanpa kepala. Jenazah korban langsung dibawah ke Rumah Sakit Bhayangkara Karombasan untuk di otopsi. Atas penemuan tersebut, aparat kepolisian dibantu beberapa warga Rumengkor langsung mencari pelaku. Saat ditemukan, pelaku sedang makan di rumah salah satu keluarga pelaku di Desa Rumengkor, Jaga IV.

Pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Informasi yang dirangkum, kronologis pembunuhan berawal saat korban bertemu pelaku dengan maksud menjual 3 ekor ayam kepadanya, Minggu (24/12). Informasi soal penjualan ayam antara korban dan pelaku itu diketahui oleh Faris, kakak korban. Pelaku memang berniat untuk membeli ayam milik korban dan menyuruh dia untuk bertemu dirumahnya yang letak jauh dari pemukiman warga. "Semenjak itu Alen tidak ada kabar lagi," tuturnya.

Dari keterangan sejumlah warga, pelaku dicurigai memiliki gangguan kejiwaan. Pelaku dikenal sering bermasalah dengan warga sekitar dengan membawa senjata tajam.  Sementara Kapolsek Tombulu, Iptu Jopi Runtu saat dikonfirmasi membenarkan kasus pembunuhan ini. "Iya, saat ini kasusnya sedang didalami dan tersangka sudah berhasil kami tangkap," kata Runtu. (tim ms)


Komentar