PEMKAB ‘ALL OUT’ BANTU KORBAN BANJIR

Dinkes Gelar Pengobatan Gratis, BPBD Bantu Posko Tanggap Darurat

Bolaang Uki,MS

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) all out atau mengerahkan kemampuan yang ada dalam menangani situasi bencana alam berupa banjir, kepada korban banjir di beberapa desa di Kecamatan Pinolosian Tengah dan Timur pekan lalu. Hingga kini pemerintah terus melakukan penanganan kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis juga antisipasi kejadian susulan dengan mendirikan posko penanggulangan bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Pemerintah daerah terus bergerak cepat mengantisipasi dampaknya. Khusus dari Dinas Kesehatan dijadwalkan akan menggelar pengobatan gratis di desa desa yamg terdampak banjir,” ujar Kepala Dinas Kesehatan, dr Sadly Mokodongan.

Menurutnya, pengobatan bagi warga terdampak banjir biasanya dilakukan antar tiga hari hingga sepekan paska banjir sebab dimasa itu biasanya berbagai penyakit akan menyerang warga.

"Kita akan gelar secepatnya pengobatan gratis agar warga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan," tutur Mokodongan belum lama ini.

Lanjutnya, untuk memback-up rencana pengobatan gratis Dinas Kesehatan akan menggerakan tenaga medis dari Dinas Kesehatan termasuk akan melibatkan tenaga kesehatan di berbagai Puskesmas terdekat.

Ditambahkan Mokodongan, pihaknya sudah turun lapangan untuk meninjau di titik lokasi pelaksanaan pengobatan gratis, diantaranya di Desa Tobayagan Kecamatan Pinolosian Tengah dan Desa Dumagin untuk Pinolosian Timur.

"Kalau persediaan obat-obatan tersedia di gudang obat obatan dengan untuk penyakit musiman, seperti, diare, gatal gatal, flu dan batuk. Intinya masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik,"singkat Mokodongan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta segera membangun posko tanggap darurat bencana, walau banjir di wilayah Pinteng dan Pintim sudah telah surut. Namun harus wajib siaga.

Permintaan ini dikatakan staf khusus Bupati, Yamin Ismail. Dikatakannya, mengingat cuaca yang tak menentu dan berpotensi bencana, intensitas curah hujan yang terus meningkat, posko tanggap darurat harus ada.

"Fungsi posko tanggap daruranya adalah sebabai wadah saling berkoordinasi dan berkomunikasi baik antara pemeritah daerah dan masyarakat terdampak banjir," jelas Yamin serius.

Kepala BPBD, Maksi Limbat mengatakan pihaknya akan segera membangun posko tanggap daruratnya,"Akan segera kita bangun,"singkat Limbat.(ibrahim)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.