Foto: Hanny Solang

PENCAIRAN BANPOL TERTUNDA

Manado, MS

Pencairan bantuan politik (Banpol) partai di Kota Manado, mengalami penundaan. Proses pemeriksaan yang sementara dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), jadi pemicu. Dengan demikian, partai politik penerima bantuan diminta bersabar.

Di Kota Tinutuan, alokasi Banpol yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018, mencapai sekira Rp 1,1 Miliar. Dana tersebut akan dikucurkan kepada Parpol yang memiliki kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado, sesuai perolehan suara.

Demikian Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Manado, Hanny Solang, Selasa (10/4).

Meski begitu, Solang memastikan, bantuan keuangan bagi Parpol ini akan dicairkan usai pemeriksaan BPK . "Jadi masih harus menunggu hasil audit BPK.  Selesai audit timbul LHP (Laporan hasil Pemeriksaan)  baru kita menyalurkan," terang dia.

Terkait persyaratan, Solang mengatakan, laporan pertanggungjawaban harus lengkap. Di samping itu, penggunaan bantuan sesuai aturan. “Untuk pemanfaafan Banpol ini dibagi dua. Sekitar 60 persen dana dimanfaatkan untuk pembinaan, pengkaderan,  sosialiasi,  seminar, lokakarya,  dialog atau sarasehan, workshop dan pertemuan lain sesuai tugas fungsi. Sementera 40 persen untuk operasional secretariat,” urainya.

"Misalnya keperluan alat tukis kantor,  biaya-biaya seperti listrik,  air,  rapat internal dan yang paling terbaru sewa kantor," sambung Solang.(fiena/*)


Komentar