foto Ronal Bolota

PENDISTRIBUAN LPG 3 KG HARUS TEPAT SASARAN

Disinyalir pendistribuan LPG 3 Kg bersubsidi dari pemerintah nampaknya dipergunakan oleh masyarakat yang tidak berhak untuk mendapatkannya. Oleh karena itu Dewan Kabupaten (Dekab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut agar dapat bertindak tegas dengan menggunakan aturan yang jelas.

“Saat ini kami banyak menerima persoalan dari masyarakat terkait dengan pendistribuan dari LPG 3 Kg, sehingga itu kami meminta kepada Pemkab Bolmut untuk lebih tegas terhadap pendistribusian LPG 3 Kg tersebut sehingga masyarakat yang membutuhkannya tidak kesulitan untuk mendapatkannya,” tegas Ronal Bolota, anggota Komisi II Dekab Bolmut.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Bolmut Farham Patadjenu, berjanji dalam waktu dekat bakal mengeluarkan regulasi dalam bentuk Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur tentang distribusi LPG 3 Kg.

“Selama ini, tak hanya masyarakat miskin dan pelaku usaha mikro saja yang menggunakan LPG 3 Kg. Tercatat banyak masyarakat mampu sekelas ASN yang juga ikut menggunakan 3 KG. Harusnya mereka sudah beralih ke LPG 5 Kg,” jelas Patadjenu. 

Menurutnya lagi dengan adanya 97 pangkalan LPG yang resmi beroperasi semestinya sudah cukup untuk memenuhi masyarakat yang wajib mendapatkannya. Namun ternyata masih ada juga masyarakat yang mengeluh kesulitan mendapatkan LPG 3 Kg, karena ternyata banyak kelompok masyarakat mampu termasuk kalangan ASN yang menjadi konsumen LPG 3 Kg.

“Sehingga itu kami berinisiatif untuk mengeluarkan sebuah kebijakan khusus, utamanya bagi kalangan ASN agar tidak menggunakan LPG 3 Kg dan segera beralih ke LPG 5 Kg,” tegasnya. (Nanang Kasim)

 


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.