Bupati Minsel Christiany Paruntu, saat melakukan aksi pembebasan burung merpati, sebagai lambang dari seruan Indonesia Damai dan peringatan Harkitnas.(foto: rul)

PERINGATI HARKITNAS, TETTY AJAK WARGA JAGA NKRI

Lepaskan Merpati untuk Indonesia Damai

 

Amurang, MS

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel), menggelar upacara peringatan Hari Kebagkitan Nasional (Harkitnas). Peringatan Harkitnas ke-109 yang jatuh pada tanggal 20 Mei 2017 lalu, diperingati dengan menggelar upacara di Aula Waleta, Kantor Bupati, Senin (22/5) kemarin.

Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Sedangkan komandan upacara dipercayakan kepada Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Roy Mandey SH.

Di sela-sela upacara itu, Bupati Minsel berkesempatan membacakan Pidato Menteri Kominfo RI, dalam rangka peringatan Harkitnas ke-109 Tahun 2017.

Dijelaskan Tetty, semangat kebangkitan nasional tidak pernah memudar, namun justru semakin menunjukan urgensinya bagi kehidupan berbangsa. Ia juga menyerukan agar seluruh elemen bangsa bersatu dalam bingkai NKRI. "Betapa tidak mudahnya para pendahulu merajut angan ke-Indonesia-an saat itu. Ketika segala-segalanya masih terbatas termasuk infrastruktur dan komunikasi," ucap Bupati Minsel yang belum lama ini meraih Kartini Award.

Presiden dan Wakil Presiden sudah menekankan pemerataan dalam semua bidang pembangunan. Dalam masa pemerintahan keduanya, pemerataan pembangunan antar wilayah mendapat perhatian yang sangat tinggi. "Memang persoalan pemerataan pembangunan merupakan masalah semua negara. Bahkan negara-negara maju masih berkutat soal masalah ini," tandas Tetty.

Tetty menegaskan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah menjadi harga mati. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk membela NKRI. "Damailah Indonesiaku, damailah negeriku. Mari kita rajut bersama tali kasih untuk Indonesia damai," tegas Tetty, sapaan akrab Bupati Minsel, usai menjadi Inspektur Upacara, peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Hatkitnas), Senin (22/5) kemarin.

Seruan Indonesia Damai oleh Bupati Minsel ini, dilakukan dengan cara melepaskan burung merpati. Pelepasan burung merpati, dilaksanakan di atas Benteng peninggalan Portugis, kawasan Pasar Amurang. Turut hadir dalam pelepasan burung merpati sekaligus seruan Indonesia damai ini, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Minsel Drs Danny Rindengan, Kadis Infokom Ollyvia Lumi SSTP, Kadis PU Ruddy Tumiwa, Kadis Pelayanan Satu Pintu Franki Pasla SE, Kabag Humas Pemkab Minsel, Henri Palit SH, serta sejumlah pejabat Pemkab Minsel lainnya.

Usai melakukan pelepasan burung merpati dalam rangka memperingati Harkitnas serta seruan Indonesia Damai, Tetty dan rombongan mengunjungi Pasar Tradisional Amurang. Tetty menyempatkan diri menyambangi lapak penjualan makanan extrim, seperti Paniki, ular Patola dan babi hutan.(rul mantik)

 

 

Banner Media Sulut

Komentar