Chapecoense Real & Pesawat jatuh yang mereka tumpangi.

Pesawat Bawa Tim Sepak bola Brazil Jatuh, 76 Orang Meninggal

TRAGEDI memilukan terjadi di Kolombia. Sebuah pesawat yang dikabarkan membawa 72 penumpang dan 9 awak, jatuh di  Cerro Gordo Medellin, Kolombia. 76 penumpang dilaporkan tewas dalam insiden yang diduga terjadi Senin (28/11) malam.

Pedihnya lagi, mayoritas penumpang pesawat milik LAMIA Airlines yang terbang dari Bolivia ke Kolombia itu, merupakan tim sepak bola  Chapecoense Real asal Brasil yang sedianya akan mengikuti pertandingan final Piala Amerika Selatan melawan tim sepak bola Atletico Nacional dari Medellin pada Rabu (30/11) hari ini.

Pemerintah Brazil melalui Presiden Michel Temer pun langsung mengumumkan masa berkabung selama tiga hari. Temer menyampaikan simpatinya untuk keluarga korban.

"Saya menyampaikan rasa solidaritas dalam masa-masa kelabu atas tragedi yang menimpa puluhan keluarga warga Brasil," ucap Presiden Temer via akun Twitter-nya.

"Pemerintah akan melakukan semua hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa sakit teman dan keluarga jurnalisme nasional dan olahraga," imbuhnya.

Seperti dilansir AFP, Selasa (29/11) kemarin, ada enam orang dilaporkan selamat dalam insiden jatuhnya pesawat charter di Kolombia.  Itu dilaporkan Otoritas Bandara Jose Maria Corfova de Rionegro yang melayani kota Medellin.

Sementara Wali Kota La Ceja, Elkin Osorio, seperti dilansir AFP dan Reuters, Selasa (29/11), menyebut sedikitnya 25 jasad korban telah ditemukan di lokasi jatuhnya pesawat.

"Enam orang diselamatkan dalam kondisi hidup, tapi sangat disayangkan satu di antaranya tewas. Para penumpang lainnya tewas. Korban tewas mencapai 76 orang," terang Kepala Kepolisian setempat, Jose Gerardo, kepada wartawan setempat.

Secara terpisah, media lokal Globonews dan SporTV menyebut tiga anggota tim sepak bola Chapecoense masuk daftar korban selamat. Mereka adalah pemain bertahan Alan Ruschel, penjaga gawang Danila dan penjaga gawang cadangan Jakson Follman.

Sedangkan dua korban selamat lainnya, oleh media Inggris The Guardian yang mengutip majalah olahraga Argentina El Grafico, diidentifikasi sebagai wartawan Brasil bernama Rafael Henzel dan seorang awak pesawat bernama Ximena Suarez.

Sementara itu, seorang pejabat lokal menyebut dugaan penyebab lainnya. "Tampaknya pesawat kehabisan bahan bakar," sebut Wali Kota La Ceja, Ospina, kepada AFP. La Ceja terletak dekat dengan lokasi jatuhnya pesawat. Aerospace 146 sendiri tergolong sebagai pesawat jarak pendek.

Menurut otoritas penerbangan sipil Kolombia, pesawat tiba-tiba menghilang dari radar pada Senin (28/11) malam, sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Pesawat menghilang dari radar sesaat setelah melaporkan adanya gangguan listrik.

Kondisi cuaca yang buruk membuat lokasi jatuhnya pesawat hanya bisa diakses via darat. Penyebab jatuhnya pesawat ini masih belum diketahui pasti.(dtc)

Banner Media Sulut

Komentar

Populer hari ini

Sponsors