Pilkada Mitra Kans Wajah Lama


Bursa calon kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa Tenggara (Mitra) 2018, mulai memanas. Sejumlah kontestan mulai digadang untuk meramaikan hajatan pesta demokrasi lima tahunan itu.

Paling anyar, isu pecah kongsi pasangan Bupati James Sumendap dan Wakil Bupati Ronald Kandoli kian merebak luas di kalangan publik. Kandoli diprediksi kuat bakal menjadi rival terberat petahana, Bupati Sumendap.

Pengamat politik, Toar Palilingan, menilai, suhu politik jelang pilkada di Mitra memang cukup panas. "Padahal pertarungan nanti 2018, tapi manuver beberapa kandidat mulai kelihatan," katanya.

Kontestan wajah lama juga diprediksi bakal mengisi persaingan Pilkada nanti. Misalnya Telly Tjanggulung (T2) dan Elly Lasut yang mulai melakukan manuver dengan mengunjungi warga.

"Ada T2 Dan Elly lasut yang semakin ramai menyambangi masyarakat, serta Jeremia Damongilala yang diperkirakan bisa masuk bursa wakil Bupati. Keduanya merupakan wajah lama yang pernah menjadi Bupati dan Wakil Bupati," terawangnya.

Namun tak hanya muka lama, banyak juga pemeran baru yang ia prediksi akan kuat bersaing di Pilkada Mitra. Seperti Tonny Lasut, Tavif Watuseke dan Vocke Ompie. "Ketiganya yang saat ini menjabat sebagai wakil Rakyat juga sangat diperhitungkan," nilai Toar.

"Ada pula tokoh PDIP lainnya seperti Semuel Montolalu, juga berpeluang meramaikan bursa wakil Bupati Minahasa Tenggara," tambahnya.

Sementara itu, Hari Karwur, warga Esandom berpendapat, calon Wakil Bupati yang akan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) nanti bergantung pada pilihan sang petahana James Sumendap, yang juga merupakan Ketua DPC PDIP Mitra.

"Kalau PDIP mengusung James Sumendap sebagai calon Bupati di periode 2018-2023, kemungkinan besar pendampingnya atau calon wakil bupati, akan ditentukan Sumendap," ujar Karwur yang juga Sekretaris Taruna Merah Putih Kabupaten Minahasa Tenggara ini.

PDIP Minahasa Tenggara memang memiliki sejumlah nama yang sedang sosialisasi untuk bertarung di calon wakil Bupati. Namun terlepas dari itu, dia berharap persaingan memperebutkan kursi di Pilkada dapat berlangsung tertib dan terkendali.

"Mari torang saling menghargai hak berpolitik, torang jaga persatuan dan kesatuan yang sudah tercipta selama ini, mari torang saling merangkul untuk membesarkan partai," ajak Karwur.

Terpisah, Asche Benu ketua KPU Mitra mengatakan untuk tahapan Pilkada belum ada. "Kita belum lakukan pembahasan, Pilkada nanti 2018 mungkin tahapan awal kita tahun depan," jelasnya. Ia pun belum memastikan bulan apa tahapan awal yang dilakukan KPU. "Kita kan tak tahu berapa bulan jangka waktu yang diberikan sebelum Pilkada, tapi intinya tahun depan," tutup Benu. (didi gara)

Komentar

Populer hari ini

Sponsors

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado