Pilkada Mitra Tegang, Bacawabup PDI-P Mengerucut Tiga Nama

Ratahan, MS

Persaingan ketat berebut usungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mewarnai jalan menuju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa Tenggara (Mitra). Paling panas tersaji di bursa bakal calon wakil bupati (Bacawabup). Jumlah calon kandidat yang melamar posisi papan dua PDI-P kini mengerucut.

Teranyar, persaingan paling panas dikabarkan menyeret tiga figur tenar. Ronald Kandoli, Welly Munaiseche dan Jemmy Mokolensang disebut-sebut sebagai calon kuat yang bakal bersaing untuk berebut kursi nomor dua di partai berlambang Banteng Moncong Putih itu.

Munculnya tiga kandidat itu dipicu sederet faktor. Utamanya pasca pengunduran diri sederet bakal calon lainnya yang sempat mengikuti fit and propertest (FPT) dipusat. Mereka adalah Tavif Watuseke, Semuel Montolalu dan Vocke Ompi. Ketiganya harus mengundurkan diri dalam perebutan bakal calon wabup yang akan berpasangan dengan James Sumendap (JS) sebagai calon bupati.

Namun, beredar kabar kalau nama Ronald Kandoli kans mendampingi JS selaku petahana meski penolakan dari JS sendiri mengalir kuat di masyarakat. Kuatnya dukungan terhadap Kandoli disinyalir datang dari para petinggi PDIP mengingat elektabilitas dan faktor penujang lainnya dari diri Kandoli, sangat menunjang JS dalam pertarungan politik sebentar.

Apalagi, dalam apel perdana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mitra kemarin, Kandoli dan Sumendap terlihat turut bersama dari kendaraan berpelat merah DB 1 J. Sontak hal ini mengundang reaksi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan mengikuti apel tersebut. 

“Mereka sudah sangat cocok. Tinggal lebih diakurkan lagi hubungan keduanya. Buktinya, lewat kepemimpinan kedua tokoh pemerintahan tersebut, Mitra jauh lebih berkembang pesat,” ujar sejumlah ASN yang meminta namanya tak usah ditulis.

Bentuk dukungan tersebut pun dinilai sejumlah pengamat politik yang ada sangatlah beralasan. Selain kinerja keduanya, ketokohan dua pentolan PDIP ini sudah sangat bermasyarakat. “Bukannya mengecilkan kandidat lain dalam perburuan balonwabup namun bukti dari kinerja Kandoli sudah terlihat, apalagi ditunjang finansial yang memadai hingga turut dukungan dari para petinggi PDIP,” ungkap Laorens Rundengan salah satu pemerhati politik di Mitra.

Sedangkan, sosok Welly Munaiseche pun patut diperhitungkan. Mengingat tokoh birokrat Mitra tersebut pun memiliki massa yang riil diwilayah Tombatu Raya serta saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Mitra. “Kita lihat saja nanti sebab saat ini sudah sangat dekat dengan pendaftaran calon di KPU. Pihak partai sudah mempertimbangkan efeknya ketika pasangan diterbitkan. Yang pasti pertarungan perebutan akan panas untuk papan dua khususnya di PDIP,” beber Juwin Uguy pemerhati politik lainnya di Mitra.

Sementara, Ketua DPC PDIP Mitra James Sumendap membeberkan kandidat yang akan menjadi pasangannya dalam pilkada sebentar. “Tiga nama sudah mengundurkan diri, Pak Tavif, Vocke dan Pak Sem. Berarti ada tiga nama lagi yang akan dipertimbangkan partai dalam penentuan pasangan sebentar,” tukas Sumendap.

Dia mengatakan, ketiga balonwabup tersebut memiliki kans yang sama untuk menjadi pasangannya. “Yang pasti mereka memiliki peluang yang sama. Kita lihat nanti,” bebernya.

Sedangkan, untuk pendaftaran pasangan calon bupati dan wabup sudah akan dibuka pada 8-10 Januar 2018. “Saat ini dalam tahapan pengumuman pendaftaran pasangan calon. Dan untuk pendaftarannya akan dimulai pada tanggal 8-10 nanti,” ungkap Ketua KPU Mitra, Ascke Benu. (recky korompis)

 


Komentar