Suasana Sidak yang dilakukan tim gabungan dari Satgas GEMPITA bersama Satpol PP Kota Manado. Puluhan ASn terjaring dalam operasi tersebut.


Pimdekot : Utang ke WMD Dibayar Bertahap

 

Manado, MS

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado, Richard Sualang mengatakan, utang sebesar Rp61 Miliar menjadi tanggungan Pemkot Manado. Itu harus dibayarkan ke pihak Waterleidingmaatschappij Drenthe (WMD) Kerajaan Belanda secara bertahap.

Menurutnya, hal itu wajar karena adanya pemutusan kontrak sebab sampai batas memperoleh hasil bagi warga Manado tak berjalan lancar. “Itu sudah diperhitungkan secara masak-masak, dan jika tetap terjaga kerja sama tersebut pasti akan rugi kita sebagai warga Manado,” kata Sualang, Selasa (19/9).

Menurutnya, kewajaran itu juga sudah mendapat restu DPRD Manado dan untuk tindakan pembayarannya dilakukan bertahap sampai tahun 2021 mendatang. Mengenai kesepakatan pula itu mempunyai catatan dalam klausa kontrak kesepakatan. Langkah tersebut dinilainya sudah sesuai mekanisme. Selanjutnya, mengenai alokasi anggaran pembayaran utang, nilai Sualang, pastinya pihak Pemkot sudah memikirkannya.

Pihak dewan sendiri yang menerima keputusan tersebut tak akan tinggal diam, dimana akan bersama pemerintah mencari jalan keluarnya. “Pemutusan dan pembayaran tersebut sudah sesuai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) jadi tak masalah,” ungkapnya.

Diketahui, selama menjalankan kerja sama, WMD sudah dinilai belum memberikan rasa nyaman warga manado selaku pengguna. Sebutan melakukan wanprestasi dalam MoU bersama Pemkot sudah terlontar sejak lama. (devy kumaat)

Komentar