Barang bukti ribuan liter captikus yang diamankan petugas.(foto: rul)

Polres Minsel Gagalkan Penyelundupan Captikus

Akan Dibawa ke Gorontalo

Amurang, MS
Penjualan minuman keras jenis captikus ilegal, masih terus berlangsung. Penangkapan berulang kali dari Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Selatan (Minsel), tak membuat para pelaku jerah. Terbukti, penjualan captikus tanpa izin masih marak.
Kendati demikian, petugas tak patah arang. Upaya pemberantasan captikus ilegal dioptimalkan. Hasilnya, Rabu (6/6) kemarin, ribuan liter captijus ilegal diamankan.
Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Minahasa Selatan berhasil menggagalkan aksi penyelundupan minuman keras tanpa ijin jenis captikus sebanyak 2.550 liter.
Miras tanpa izin itu diangkut menggunakan truk. Kapolres Minahasa Selatan, AKBP Winardi Prabowo, SIK, melalui Kasat Resnarkoba Iptu Erween Tanos mengatakan bahwa ribuan liter captikus ini diangkut dengan kendaraan truk jenis Dyna warna merah nomor polisi DM 9698 BB dan rencananya hendak dibawa untuk diperjualbelikan di wilayah Propinsi Gorontalo.
“Minuman keras tanpa ijin jenis Cap Tikus sebanyak 2.550 liter, dikemas dalam 51 karung, diangkut menggunakan kendaraan truk Dyna warna merah DM 9698 BB. Kendaraan itu dikemudikan oleh lelaki AD alias Aripin, 35 tahun, warga Gorontalo. Ribuan liter cap tikus ini rencananya hendak diselundupkan ke wilayah Gorontalo untuk diperjualbelikan,” terang Erween.
Interogasi awal menyebutkan bahwa miras captikus ini diperoleh di salah satu penampung di wilayah Kecamatan Motoling. “Dibeli di salah satu penampung yang ada di wilayah Motoling dan melalui penyelidikan yang kami lakukan, truck pengangkut captikus ini kami cegat di jalan raya antara Desa Pondos dan Desa Wakan,” tambah Kasat Narkoba itu.
Tersangka, AD (Aripin) bersama barang bukti miras Cap Tikus dan kendaraan truck Dyna warna merah DM 9698 BB saat ini telah diamankan untuk proses penyidikan kepolisian.(rul mantik)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.