Presiden Jokowi Apresiasi Pakaian Kawasaran


Presiden Joko Widodo kembali membagi-bagikan hadiah sepeda kepada lima tamu undangan yang mengenakan pakaian adat terbaik saat upacara penurunan bendera dalam perayaan HUT RI ke-72 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8) sore. Kali ini lima tamu undangan terbaik pakai kostum adat yang terpilih adalah dari kalangan masyarakat biasa.

 

Pengumuman lima tamu undangan yang mengenakan kostum adat terbaik itu disampaikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla usai upacara penurunan bendera.

 

‎"Seperti tadi pagi, sore ini juga panitia membentuk tim penilai untuk menilai siapa yang berbusana tradisional adat-adat daerah yang paling baik," kata JK di atas panggung kehormatan.

 

Kelima orang itu adalah Frans Maksim, Kepala Suku Arfak, Ibu Ratna Dewi Budiono yang mengenakan kostum adat Dayak,‎ dan Yusak Rumambi pakai kostum adat Minahasa, Sulawesi Utara. Kemudian‎ Tengku Johan Marzuki pakai baju adat Aceh,‎ dan Sumahartarti yang mengenakan pakaian adat Bengkulu.

 

"Silahkan semua datang‎ ke panggung, mendapat sepeda dari Bapak Presiden. Bisa langsung dipakai keliling nanti," ujar dia.

 

‎Sebelumnya, pada upacara penaikan bendera Jokowi juga memberikan hadiah sepeda kepada lima tamu undangan yang mengenakan kostum adat terbaik. Rata-rata yang dapat hadiah pagi kemarin adalah pejabat dan istri pejabat.

 

Di antaranya adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Hamonangan Laoly dengan pakaian adat Nias, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang yang menggunakan pakaian adat Minang, dan Asisten Ajudan Presiden Syarif Muhammad Fidriansyah dengan pakaian adat Dayak, Kalimantan Barat.

 

Dua orang lainnya adalah istri Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Tri Suswati yang mengenakan pakaian adat Papua, dan istri Wakil Ketua MPR Mahyudin, Agati Suli menggunakan baju adat Dayak.

 

Sejumlah apresiasi mengalir dari berbagai penjuru nusantara. Presiden Jokowi dinilai teladan yang baik, yang mampu menunjukkan rasa hormat yang tinggi terhadap adat dan budaya serta keberagaman.

 

"Ini pertama kali dalam sejarah. Pakaian adat dipakai dalam perayaan kemerdekaan. Apresiasi untuk Presiden Jokowi. Ini tentu ekspresi hormat beliau terhadap adat dan budaya," tutur Ketua BPH Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sulut, Lefrando Gosal.

 

"Yusak Rumambi dari Sulawesi Utara menjadi 1 dari 5 pemenang baju daerah terbaik pilihan Presiden Joko Widodo dalam upacara penurunan bendera di Istana Merdeka. Luar biasa. Ini apresiasi besar dari Bapak Presiden terhadap pakaian Kawasaran dari Minahasa," sambung Gosal. (tim ms/suara)

Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado