Foto bersama Civitas Akademika FKM Unsrat usai Raker.

Program Doktor IKM Didesak Dibuka

Dari Raker FKM Unsrat

 

Manado, MS

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado terus berupaya melakukan pembenahan untuk menjadi salah satu fakultas terbaik di Indonesia. Upaya yang dilakukan di antaranya adalah melaksanakan Rapat Kerja (Raker) awal semester yang dihadiri seluruh civitas akademik FKM Unsrat, di Manado Covention Center (MCC), Senin (19/1) kemarin.

Dekan FKM Unsrat Prof Dr dr Grace Debbie Kandou mengatakan, raker ini dihadiri semua komponen FKM Unsrat guna melakukan sinergi, dalam membahas kekurangan maupun kelemahan berbagai aspek.

“Semua aspek baik itu akademik, administrasi keuangan dan kemahasiswaan dievaluasi serta akan memperbaiki agar bisa lebih baik lagi ke depan,” tuturnya.

Dijelaskannya juga, lewat forum raker ini salah satu fokus FKM Unsrat adalah untuk pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Baik itu dosen maupun mahasiswa. Supaya bisa mengaplikasikan ilmunya di masyarakat dan melibatkan diri pada perlombaan tingkat nasional maupun internasional. Ia menerangkan, hasil Raker ini akan dibawa pada Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat universitas yang akan diadakan tidak lama lagi ke depan.

"Raker ini merupakan evaluasi program kerja 2017, memantapkan program di tahun 2018 dan usulan untuk tahun 2019," ujar Kandou, kepada Media Sulut, di sela-sela Raker.

Makin menarik lagi keluar usulan tentang pengembangan akademik Program Study (Prodi) Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) jenjang program Strata 3 atau S3. Hal ini menjawab masukan dari lulusan FKM Unsrat agar tidak perlu ke luar daerah atau negeri untuk melanjutkan program Doktor Prodi IKM.

"Program study S3 memang sudah dalam wacana, tapi persyaratan memang harus kita penuhi dulu. Tapi sudah dalam wacana untuk diadakan," tukasnya. (sonny dinar)


Komentar