Rombongan Raja Salman

Raja Salman Boyong 16 Ton Oleh-oleh dari Bali

Beri Hadiah Batik, Pedagang Dapat Uang Segepok

 

Bali, MS

Kedatangan Raja Salman dari Kerajaan Arab Saudi ke Indonesia, cukup menghebohkan. Bahkan, setiap kegiatannya mendapat sorotan media massa. Warga pun tak menyia-nyiakan kesempatan saat bersua dengan salah satu rombongan dari tanah kaya minyak bumi itu.

Di Bali, rombongan ini menyisakan banyak cerita menarik. Salah satunya soal oleh-oleh yang mereka beli di Pulau Dewata. Sebanyak 16 mobil boks dikerahkan untuk mengangkut barang bawaan milik rombongan Kerajaan Arab Saudi menuju Bandara Ngurah Rai Bali.
Bahkan sejumlah barang belanjaan tersebut mendapat pengawalan khusus dari Polda Bali dari hotel menuju kargo internasional di bandara yang berjarak lebih dari 10 km.
Karendal Operasi Puri Agung II Tahun 2017 Kombes I Nyoman Sumanajaya mengatakan berdasarkan laporan dari Satuan Tugas Pengamanan Penginapan (Satgas Pam Inap), barang-barang milik rombongan Raja Salman sudah diberangkatkan menuju Kargo Internasional Bandara Ngurah Rai. "Untuk keamanan dan kelancaran di jalan, semua kendaraan yang mengangkut barang milik Raja Salman dan rombonganya kita kawal," tegas perwira menengah dengan tiga melati di pundak ini, Minggu, (12/3) kemarin.
Sumanajaya menyebut jumlah kendaraan yang mengangkut barang milik raja dan rombongannya sebanyak 16 kendaraan mobil boks. "Rinciannya empat mobil box berangkat dari Hotel Rizt Carlton, empat mobil box dari Hotel St. Regis, tiga mobil box dari Hotel Laguna, dan lima mobil box dari Hotel Hilton," terangnya.
Dipastikan bahwa semua barang-barang tersebut juga merupakan barang belanjaan atau oleh-oleh yang di beli di Bali selama sepekan liburan. "Saat ini barang-barangnya masih dalam proses pemeriksaan X-ray di Bandara," ujarnya saat ditemui di Posko Ops Puri Agung II Nusa Dua.
Kata dia, berdasarkan laporan dari Satgas Bandara bahwa semua barang milik rombongan Raja Arab Saudi akan diangkut menuju Haneda Jepang menggunakan pesawat nomor flight 7361 type B773 pada pukul 15.00 WITA.
"Total barang yang diangkut sebanyak 678 koli dengan berat 16 ton, 644 kilogram" pungkasnya.
Sementara itu, rombongan Arab Saudi melaksanakan Jumatan di Masjid Puja Mandala, Kampial, Kuta Selatan. Rombongan tiba di masjid sekitar pukul 11.50 Wib dengan diantar mobil mewah.
Begitu tiba di menginjakan kaki, sebagian dari para rombongan menggelengkan kepala. Terbaca dalam mimik bibir mereka berucap 'Subhanallah'.
Mereka kagum melihat semua tempat peribadatan berada dalam satu komplek berdampingan.

Dari beberapa rombongan yang datang bertahap, ada satu orang dengan memakai jubah warna cokelat dan memakai peci putih menyapa wartawan yang mengambil gambarnya.
Menurut pengurus Masjid dia satu dari pangeran Kerajaan. "Assalamualaikum assalmualaikum," sapa pria dengan janggut tipis sambil memandangi tempat ibadah lainnya dan berucap 'Subhanallah'.
Di sinilah, Seorang warga bernama Ana diberi uang segepok oleh rombongan Raja Salman. Ibu asal Pekalongan kelahiran 1980 ini mendapat hadiah segepok uang pecahan Rp 100 ribu.
Ceritanya, jauh hari sebelum rombongan Kerajaan Arab Saudi tiba di Bali, Ana berencana memberikan bingkisan baju dan kain batik asli asal Pekalongan. Bahkan rencana itu akan diberikannya langsung ke salah satu Pangeran Arab di St.Regis hotel.

Namun upaya itu diurungkannya lantaran melihat pemberitaan sejumlah media ada yang ditangkap jika masuk hotel. Momen Salat Jumat pun dimanfaatkannya untuk memberikan bungkusan itu.
Ana mengaku bingkisan yang diserahkannya terdiri dari tiga buah batik dan tiga buah kaos.
"Saya tadi hanya coba-coba saja. Siapa tahu ada rombongan dari Arab yang Salat Jumat. Tadi saya tidak ngerti siapa yang saya kasih kado, terpenting wes (sudah) kesampean tujuan saya mas," akunya.

Batik dan baju kaos itu diberikan kepada salah satu staf kementerian untuk Arab Saudi setelah menunaikan ibadah Salat Jumat. Begitu menerima bingkisan dari Ana, lelaki berperawakan tinggi besar mengenakan sorban abu-abu itu menyerahkan segepok uang kepada perempuan berjilbab hitam tersebut.
Ana tak menyangka akan diberi uang karena sudah ikhlas ingin memberikan hadiah. Dia bersyukur atas pemberian itu.

 

Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari Marsudi, ikut mengantarkan kepulangan Raja Arab Saudi, Salman Abdulaziz Al Saud dan rombongan di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Menurut Retno, meski tak sempat mengantarkan, Presiden RI Joko Widodo menyempatkan diri berkomunikasi dengan Raja Salman saat akan meninggalkan hotel.
Saat itu Jokowi hanya mengucapkan selamat jalan kepada Raja Arab Saudi. "Hari ini Raja Salman meninggalkan Bali untuk menuju destinasi berikutnya. Pukul 09.30 Wita, Presiden Joko Widodo sempat melakukan pembicaraan per telepon yang intinya pertama, mengucapkan selamat jalan kepada Raja Salman," kata Retno di ruang VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Minggu (12/3).(mdk)


Komentar