RS Hermina Terancam Dibongkar

Manado, MS

Pemanfaatan lahan di Kota Manado banyak yang langgar aturan. Apalagi jika akan disesuaikan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Sejumlah bangunan dan kawasan perumahan pun terancam dibongkar.

Wakil Sekretaris Panitia Khusus (Pansus) RTRW, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado, Roy Maramis menegaskan, tak ada pilihan pada pelanggaran pemanfaatan lahan, selain dibongkar. Langkah tersebut diambil karena telah ada rekomendasi. "Aspek hukum punya keterkaitan kuat yang terlanggar. Jadi, mau tidak mau pembangunan dihentikan atau dibongkar," tegas Maramis, Kamis (2/11) kemarin.

Maklumat itu keluar, kata dia, karena RTRW masih pada tahap pembahasan. Apa lagi jelasnya, aturan itu belum bisa diubah minimal 5 tahun berjalan. Sesudah 5 tahun baru bisa dilakukan peninjauan kembali.

Baru-baru ini Pansus RTRW menemukan 3 lokasi kawasan pemukiman yang diduga melanggar ketentuan. "Sesuai aturan, bangunan di kawasan itu harus dibongkar," tegas Maramis.

Lokasi yang ditemukan Pansus terganjal aturan yakni, kawasan Perumahan Casa da Viola, Rumah Sakit (RS) Hermina dan Perumahan Tokoh Agama. Pendirian bangunan di lahan itu berada di kawasan yang diperuntukkan buat lahan Pertanian Kota Manado.

Kendati demikian, khusus untuk perumahan Tokoh Agama diberi kelomggaran, sebab hanya setengah kawasan pemukiman itu berdiri di lahan pertanian. "Tapi apa pun keadaannya, aturan perlu ditegakkan. Jika seperti ini jelas terdapat kekeliruan dan salah. Pemerintah jangan bolong terus," tegasnya. (devy kumaat)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado