Samsudin Dama

Rusdi ‘Tumbang’, Sadam Pimpin PAN Boltim

Drama ketegangan di internal Partai Amanat Nasional (PAN) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berujung Surat Keputusan (SK) ‘Mapatu’ baru. Sang nakhoda digeser. Agenda Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) pun disiapkan.

Samsudin Dama akhirnya resmi menjabat Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Boltim. Surat resmi penunjukkan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua untuk menggantikan Rusdi Gumalagit yang notabenenya adalah Wakil Bupati Boltim, telah keluar.

Kehadiran surat ‘sakti’ tersebut dibenarkan oleh Samsudin Dama, saat bersua dengan Media Sulut.

”Benar, sejak beberapa pekan kemarin surat pelaksana tugas selaku Ketua DPD PAN Boltim sudah saya terima,” aku Dama yang akrab disapa Sadam.

Punggawa ‘matahari terbit’ di DPRD Boltim ini mengungkapkan, usai menerima surat tugas Plt yang diturunkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulut, ia langsung bergerak. Kini dirinya sedang mempersiapkan agenda pelaksanaan Musdalub yang rencananya akan digelar dalam waktu dekat ini guna memilih ketua DPD PAN Boltim definitif.

Dari informasi yang diperoleh, tumbangnya Rusdi Gumalagit dari kursi ketua terkait adanya proses pengunduran diri ‘berjamaah’ pengurus DPD PAN Boltim seperti, Fuad Landjar selaku Bendahara dan beberapa pengurus lainnya.

Pengunduran diri beberapa pengurus inti tersebut akhirnya memicu gerakan sejumlah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN Boltim. Mereka melayangkan surat resmi kepada DPW PAN Sulut untuk meminta agar Ketua DPD PAN Rusdi Gumalagit diganti.

Usulan yang dilayangkanc itu secara bertahap ditindaklanjuti oleh DPW PAN Sulut melalui rapat bersama yang dipimpin oleh pimpinan DPW. Rapat itu dihadiri oleh seluruh pengurus, baik tingkat DPD maupun DPC PAN Boltim.

Seiring waktu berjalan, akhirnya beberapa pekan kemarin, DPW PAN secara resmi mengeluarkan surat dengan menunjuk Samsudin Dama sebagai pelaksana tugas guna mempersiapkan Musdalub.

Ketua DPW PAN Provinsi Sulut, Sehan Landjar menjelaskan, keputusan tersebut diambil demi kepentingan partai.

“Memang Rusdi adalah wakil bupati namun keputusan ini diambil demi kepentingan partai,” jelas Sehan Landjar. (pusran beeg)


Komentar