SAKIP Sulut Perlu Lebih Dioptimalkan

Penentu Gerak Pemerintahan dan Pembangunan

 

Manado, MS

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) memiliki peran penting dalam menggerakkan roda pemerintahan. Khusus di Sulawesi Utara (Sulut), kualitas hasil dari SAKIP dipandang perlu lebih dioptimalkan.  

Komposisi ini penting untuk ditingkatkan karena perencanaan, pemahaman terhadap indikator kinerja dan indikator kinerja utama, belum maksimal. “Konsistensi perangkat daerah untuk memperbaiki hasil evaluasi masih rendah, kurangnya kualitas sumber daya pengelolah dan sebagainya,” kata Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey yang diwakili Kepala Biro Organisasi, Farly Kotambunan saat membuka kegiatan SAKIP  bagi kabupaten/kota wilayah Sulut, di Hotel Aryaduta Manado, Rabu (14/6) Kemarin.

Dalam menyikapi masalah itu, Pemerintah Provinsi sulut  kemudian berencana membentuk tim khusus yang terdiri dari beberapa perangkat daerah terkait. Ini untuk menangani berbagai permasalahan yang masih ditemui serta melaksanakan pelatihan bagi sumber daya pengelolah, optimalnya proses akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi dari setiap instansi.

“Berdasarkan peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 pengganti Instruksi Presiden Nomor 1999 yang mengatur tentang akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, SAKIP adalah rangkaian sistematik dari berbagai aktivitas alat dan prosedur yang dirancang untuk tujuan penetapan dan pengukuhan, pengumpulan data, pengklasifikasian, pengikhtisaran dan pelaporan kinerja pada instansi pemerintah dalam rangka pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja pemerintah,” paparnya.

 

“Dari pemahaman tersebut SAKIP jelas memiliki implementasi yang sangat besar terhadap gerak pemerintahan dan pembangunan di daerah,” tambahnya.

 

Dalam kaitan itu maka terlaksananya kegiatan ini, dipandang sangat memegang peran penting dan strategis. “Kemudian wajib untuk kita sukseskan bersama guna mewujudkan paripurnanya akuntabilitas pelaksanaan tugas dan fungsi setiap instansi pemerintah serta perwujudan prinsip good and clean governance,” harapnya.

 

Agenda ini diharapkan dapat dijadikan sebagai wahana saling berbagi ide dan informasi sehingga akan terjalin transfer pengetahuan yang efektif.  “Serta mampu diaktualusasikan di berbagai hal positif demi terwujudnya penyelengaraan pemerintahan yang baik dan bersih sehingga  manfaatnya dapat dirasakan sebesar-besarnya  oleh masyarakat secara luas,” tutupnya. (tim ms)

Banner Media Sulut

Komentar

Populer hari ini

Sponsors

Banner Media Sulut

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.