Suasana Sidak yang dilakukan tim gabungan dari Satgas GEMPITA bersama Satpol PP Kota Manado. Puluhan ASN terjaring dalam operasi tersebut.


Satgas GEMPITA ‘Kepung’ Rumah Kopi dan Pusat Perbelanjaan

  • Buru ASN Bolos Kerja

Manado, MS

Satuan Tugas (Satgas) Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan (GEMPITA) kembali beraksi. Sebanyak puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) terjaring dalam Razia Mendadak (Sidak), Selasa (19/9). Selain ASN Kota Manado, Sidak yang dilakukan di rumah kopi serta sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Manado ini, menemukan oknum pegawai dari beberapa daerah yang tidak dilengkapi surat tugas.

Dari kegiatan ini, ASN yang kedapatan bolos di saat jam kerja langsung diberikan pembinaan. Selanjutnya, dicatat untuk dikoordinasikan dengan pimpinan institusi bahkan pemerintah daerah dimana mereka bekerja.

Diakui Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tribum Transmas) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado, Daddy Nale, Sidak kali ini melibatkan beberapa unsur pemerintah terkait. Diantaranya, Satpol PP dan Satgas GEMPITA. “Kami beraksi di sejumlah tempat keramaian. Termasuk rumah kopi dan pusat perbelanjaan. Ada puluhan ASN yang terjaring kali ini. Ada ASN Pemkot Manado dan ASn dari beberapa daerah di luar Kota Manado seperti Kota Tomohon,” beber Nale.

Dia menjelaskan, tujuan pelaksanaan Sidak, untuk menjaring ASN yang beraktivitas di luar kantor saat jam kerja masih berlangsung. “Kecuali ASN ini dilengkapi dengan surat tugas dari atasan mereka. Jika tidak, itu yang kami catat dan berikan pembinaan di tempat. Nantinya, data ASN yang kedapatan ini akan diteruskan ke institusi asal mereka untuk diberikan pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku,” kunci Nale.

Sementara itu, Ketua Satgas GEMPITA Maxi Malonda menjelaskan, setiap ASN yang terjaring Tim Satgas GEMPITA akan didata dan diteruskan ke Perangkat Daerah (PD) asal maupun kabupaten/kota asal. “Sekalipun mereka dari kabupaten kota ataupun propinsi tetap akan didata karena mereka berada di wilayah kerja Pemkot Manado,” tandas Malonda.

“Apa mereka ada di wilayah Pemkot Manado berkaitan dengan tugas, atau lari dari tugas. Karena masyarakat kan tidak melihat mereka dari kabupaten kota atau mana, masyarakat hanya melihat ada ASN yang berkeliaran di jam kerja. Prosesnya diserahkan ke instansi yang bersangkutan,” kunci dia.

APRESIASI KERJA SATGAS GEMPITA

Manuver Satgas GEMPITA Kota Manado, dinilai mendukung penegakan disiplin ASN di Kota Manado.

Tokoh masyarakat Manado, Heince Gerungan memuji sepak terjang Satgas GEMPITA tersebut. “Ini tandas awas bagi ASN lain yang suka bolos kerja. Dengan fasilitas dan kesejahteraan yang memadai, ASN sebaiknya fokus bekerja keras memberikan pelayanan kepada masyarakat bukan hanya santai di rumah kopi atau mall. Itu sama saja dengan makan gaji buta. Kecuali bagi mereka yang ditugaskan ke luar daerah dan dibuktikan dengan surat tugas. Saya rasa semua pemerintah daerah menerapkan hal itu,” tegas dia.

Selain itu, menurut dia, komitmen Walikota GSVL untuk mewujudkan peningkatan disiplin ASN serta pelayanan prima bagi masyarakat, bukan isapan jempol belaka. “Salud buat Pak Walikota yang sudah membuat Satgas GEMPITA. Sebagai masyarakat kami optimis, cita-cita Pak Walikota itu akan terwujud asalkan Sidak seperti ini rutin dilakukan,” sembur Heince.(fiena)

Komentar