Security PN Manado saat foto bersama Jaksa Kejari Minut.

Segala Bentuk Komplain Gesit Diatasi Simarmata

Upaya membawa Pengadilan Negeri (PN) Manado ke arah yang lebih baik terus ditunjukkan Ketua PN Manado, Edward TH Simarmata. Hal ini terlihat dari bagaimana Simarmata mengatasi segala bentuk komplain yang masuk.

Kejadian, Kamis (12/4) kemarin, semakin menjawab komitmen Hakim yang ramah dan tegas ini . Pasalnya, mendengar ada informasi adanya keluhan yang masuk, tanpa mengulur waktu Simarmata lasngsung mengatasinya. Hal ini dilakukan Simarmata tanpa melihat besar atau kecilnya bentuk protes yang dilayangkan.

Terkait hal ini, Ketua PN Manado, Edward TH Simarmata, ketika dikonfirmasi media melalui Hakim Juru Bicara (Jubir), Vincentius Banar mengatakan, pimpinannya itu langsung memberi respon, begitu komplain secara tertulis masuk ke meja kerjanya. Apalagi, hal yang diprotes itu menyangkut bentuk pelayanan di PN Manado.

Dikatakan Banar, komplain yang masuk ternyata bukan hanya datang dari kalangan masyarakat. Dari pihak Kejaksaan sendiri, baru-baru ini telah masuk. Dimana, berasal dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Utara (Minut)

Dirinya Menjelaskan, Jaksa dari Kejari Minut telah melayangkan komplain terkait diskriminasi. Dimana, ada dua point yang disorot, yakni hal parkir mobil tahanan di halaman parkir PN Manado dan kunci duplikat pintu samping PN Manado.

“Tadi seorang Jaksa Penuntut Umum bernama Arge Arif Suprabolo, dari Kejari Minut,yang sedang bersidang perkara korupsi di PN Manado, mengajukan keberatan tertulis kepada Ketua PN. Jaksa tersebut merasa terkena diskriminasi untuk 2 hal. Pertama, soal mobil tahanan Kejari Minut kenapa tidak boleh parkir di halaman belakang kantor PN, sementara yang disiapkan slot parkir hanya untuk kendaraan Kejari Manado. Kedua, kenapa mereka tidak diberikan kunci akses pintu samping langsung ke ruang tahanan, seperti yang dipunyai rekan mereka dari Kejari Manado,” ujar Banar.

Tanpa menunggu lama, Simarmata yang mendengar hal itu langsung memanggil jaksa bersangkutan. “Tidak pakai lama, langsung Ketua PN Manado perintahkan agar dibuatkan kunci akses extra untuk Kejari Minut. Kapan saja, mereka bisa keluar masuk ke area tahanan. Dan dijelaskan soal parkir halaman belakang pengadilan hanya untuk pengemudi wanita, dan kendaraan tahanan saja. Namun, jika kendaraan mereka membawa tahanan, silahkan parkir di lokasi tersebut, dan agar buat tulisan di kertas, bahwa kendaraan tersebut untuk tujuan tersebut,” tutup Hakim yang akrab dengan media ini . (tr-2)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.