Bartolomeus Mononutu.(foto: ist)

Sekwan Warning Staf Pendamping Reses

Manado, MS

Reses ketiga tahun 2017 bergulir. Warning tegas dilontar Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Bartolomeus Mononutu. Itu menyasar staf pendamping anggota legislatif yang menjaring aspirasi. Hanya sepekan saja jangka waktu reses dilaksanakan, mulai 13-20 Desember 2017. Makanya, para staf pendamping diharap memasukan laporan sesuai waktu yang ditentukan.

“Karena waktu reses dimulai tanggal 13 (hari ini, red) sampai Rabu 20 Desember maka hari Kamis dan Jumat semua laporan dan Kelengkapan reses sudah selesai, kalau tidak kita masalah,” ungkap Mononutu, baru-baru ini, ketika memberikan bimbingan dengan staf pendamping di ruangan paripurna kantor DPRD Sulut Kairagi.

Ia menegaskan, tidak ada alasan untuk terlambat semua laporan harus masuk tepat waktu. Dia akan memberikan penghargaan kepada staf pendamping yang selesai lebih cepat. Pihaknya tidak tanggung-tanggung memberikan reward atau penghargaan kepada staf pendamping reses berupa pemberian tiket perjalanan keluar daerah. Pemberian penghargaan ini untuk memotivasi mereka agar memberikan laporannya dengan cepat.

“Siapa yang cepat selesai memberikan laporannya maka akan saya berikan penghargaan perjalanan dinas ke luar daerah,” pungkasnya dalam rapat yang turut dihadiri Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Sulut, Jackson F Ruaw dan Kepala Persidangan dalam rangka memberikan bimbingan dan penjelasan terkait Staf pendamping reses ketiga tahun 2017 anggota DPRD Sulut.

Diketahui, sesuai dengan penyampaian Sekwan DPRD Sulut anggota dewan yang melakukan reses ketiga tahun 2017 berjumlah 42 anggota. Minus tiga anggota yang tidak ikut reses yakni Edwin Lontoh, Marlina Moha Saihaan dan Denny Sumolang. (arfin tompodung)


Komentar