Kondisi Pasar Peltu rusak parah akibat dihantam badai.

Seluruh Kios Rusak, Pasar Peltu Kritis


Cuaca Ekstrem Hantam Tahuna

 

Laporan: Rindu MAKIKUI

CUACA ekstrem mulai berbuntut bencana. Di Kota Tahuna, seluruh kios di Pasar Peltu rusak parah diamuk badai. Situasi ini membuat pedagang pasar terpuruk. Aktivitas perekonomian terancam meredup.

Hujan badai yang mendera wilayah kepulauan ini terjadi, Senin (16/10) sekira pukul 09.30 WITA. Akibat terjangan angin kencang itu, Pasar Peltu yang merupakan salah satu pusat perekonomian di Kota Tahuna, porak-poranda. Semua kios yang ada di seputaran pasar Peltu hancur dan rusak berat. Beruntung, karena kejadian tersebut tidak menyebabkan korban jiwa.

Situasi ini membuat Korps Bhayangkara bereaksi. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sangihe AKBP I DW Adnyana, SIK SH langsung bertindak cepat dengan melakukan peninjauan ke lokasi untuk melihat dari dekat peristiwa tersebut. Diakui Adnyana, memang kondisi cuacanya beberapa hari terakhir di wilayah hukumnya, terpantau ekstrem. Puncaknya di hari Senin kemarin. "Untuk menyikapi cuaca kami langsung memerintahkan kepada anggota Polres Sangihe agar memantau situasi yang ada. Artinya, kalau ada kejadian yang emnonjol harus secepatnya melaporkan untuk segera ditindaklanjuti," ungkap Adnyana.

"Dari pantauan langsung di lokasi Pasar Peltu tidak ada korban jiwa. Namun, sebagai langkah antisipasi di lapangan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka kami langsung mengontak pihak PT PLN Area Tahuna, agar mematikan aliran listrik yang ada di sekitar Pasar Peltu untuk sementara waktu," terang Adnyana.

Menyikapi kondisi tersebut, perwira menengah sarat prestasi ini meminta seluruh masyarakat yang berada di wilayah Sangihe, agar selalu mewaspadai keberadaan cuaca yang terkadang mengalami panca roba. ”Misalnya bagi mereka yang berprofesi nelayan agar untuk sementara waktu tidak melaut, apabila, keadaan laut gelombangnya sangat tinggi dan mengganas. Begitu juga bagi mereka yang berdomisili di sekitara daerah aliran sungai. Apabila datangnya musim penghujan, diharapkan untuk segera mengungsi ke tempat yang dipandang lebih aman,“ tandas putra Bali tersebut.

Terpisah, sejumlah pedagang berharap pemerintah segera melakukan rehabilitas Pasar Peltu. “Mohon pemerintah bantu akang, supaya aktivitas kami di pasar kembali berjalan normal,” imbuh sejumlah pedagang.(*)

Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado