Walikota Manado saat menyerahkan SK remisi kepada perwakilan warga binaan Rutan Malendeng

Serahkan SK Remisi, GSVL ‘Suntik’ Rutan Malendeng


EUFORIA kemerdekaan menyelimuti penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Klas II Malendeng, Kota Manado. Haril Ulang Tahun (HUT) ke-72, sejumlah narapidana mendapat keringanan berupa pengurangan masa tahanan.

Kabar sukacita ini dihentar Walikota Manado Dr Ir Godbless Sofcar Vicky Lumentut, SH MSi DEA yang dipercayakan pemerintah pusat melalui Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI, menyerahkan Surat Keputusan (SK) pemberian remisi kepada narapidana dan tahanan di Rutan Malendeng, Kamis (17/8).

Penyerahan SK remisi ditandai dengan upacara yang dipimpin Walikota Manado dan disaksikan petugas Rutan dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta unsur kepolisian, kejaksaan dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Hamonangan Laoly dalam sambutan yang dibacakan Walikota GSVL mengatakan, remisi bukan anugerah pengurangan hukuman karena belas kasihan negara terhadap terpidana. Melainkan hak yang diberikan berdasarkan persyaratan yang diatur dalam Undang-undang, salah satunya Undang Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan. "Pemberian remisi juga meringankan beban lapas dan rutan yang ada di seluruh Indonesia. Mengingat, warga binaan pemasyarakatan di dalam negeri jumlahnya sudah mencapai 226.143 orang. Rinciannya, narapidana 156.613 orang dan tahanan 69.530 orang," ujar Menkumham, seperti dikutip Walikota GSVL.

Lebih lanjut, dikatakan GSVL, dengan jumlah narapidana yang sangat besar, dapat menimbulkan dampak gejolak keamanan didalam Lapas atau Rutan. Tak hanya itu, pemberian remisi juga diklaim berdampak pada penghematan anggaran negara sampai Rp 102 Miliar. "Ini jumlah yang sangat besar. Kalau tidak ada pemberian remisi umum, jumlah itu akan terus membesar," terang GSVL.

Untuk diketahui, Walikota GSVL menyerahkan SK pemberian remisi umum secara simbolis kepada 3 orang narapidana dari 11 napi penerima remisi tahun 2017.

"Saya berharap, dengan remisi yang mereka terima di hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2017 ini, mereka akan menjadi warga yang baik dan dapat kembali ke masyarakat dan keluarga dengan tidak mengulangi perbuatan mereka," ujar Walikota GSVL, didampingi Kepala Rutan Klas II Malendeng Manado Ahmad Zainal Fichri AMD IP SH.

Dalam kesempatan itu, Walikota GSVL menyerahkan satu unit kendaraan ambulance dari Pemerintah Kota (Pemkot) Manado kepada Rutan Klas II Malendeng untuk membantu operasional kesehatan Rutan. Penandatanganan penyerahan ambulance dilakukan Walikota GSVL dan Kepala Rutan Klas II Malendeng Ahmad Zainal Fichri. Sedangkan, pihak Rutan menyerahkan bingkisan sebuah lukisan tiga dimensi Perjamuan Suci hasil karya WBP Rutan Malendeng. Tampak hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Manado Drs Rum Dj Usulu dan sejumlah pejabat Pemkot Manado.(fiena/*)

Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado