Franky Wongkar

Serang Ketua PDIP Minsel, Pangkey Terancam PAW

Amurang, MS

Kisruh anggota Fraksi PDIP, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), belum berakhir. Malah, kasus penyerangan sesama kader partai itu, bergulir bak bola api. Siapa yang akan 'terbakar' nanti?

Nasib anggota DPRD Minsel, Jerry Pangkey, di ujung tanduk. Pangkey bakal kena Pergantian Antar Waktu (PAW), jika sanksi yang akan dia terima nanti, masuk kategori berat. Keputusan soal nasib Pangkey akan diputuskan oleh Pleno Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP, beberapa pekan ke depan.

Seperti dijelaskan Sekretaris DPD PDIP Sulawesi Utara (Sulut) Franky Wongkar SH, kasus perselisihan antara Jerry Pangkey dengan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Minsel, Steven Lumowa, sementara ditangani oleh Badan Kehormatan (BK) PDIP. "Di internal partai kami memiliki satu badan yang namanya Badan Kehormatan. BK inilah yang sementara menangani perselisihan antara pak Steven Lumowa dengan pak Jerry Pangkey," aku Wongkar, yang juga sebagai Wakil Bupati Minsel, Rabu (15/3) kemarin.

Saat ini kata dia, BK PDIP sementara melakukan pengumpulan data serta bukti-bukti terkait laporan dugaan penyerangan Jerry Pangkey terhadap Steven Lumowa. "Laporan sekecil apapun pasti akan diproses oleh partai. Dalam kasus antara pak Steven Lumowa dengan pak Jerry Pangkey, BK sementara melakukan pengumpulan data, seperti keterangan saksi-saksi serta pengumpulan barang bukti terkait dengan laporan tersebut," timpalnya.

Setelah proses penanganan perselisihan di BK selesai, masalah internal dua kader PDIP itu akan dilimpahkan ke tingkat yang lebih tinggi, yakni Pleno DPD PDIP Sulut. "Kalau penanganan BK sudah selesai, akan langsung dilimpahkan ke DPD PDIP. Dari materi yang diberikan BK, kemudian menjadi bahan pertimbangan dalam Pleno DPD PDIP untuk menjatuhkan sanksi," terangnya.

Dalam pleno kata Wongkar, ada tiga jenis pelanggaran yang akan mempengaruhi sanksi akhir. Pelanggaran itu digolongkan menjadi pelanggaran ringan, pelanggaran sedang, hingga pelanggaran berat. "Jadi, sanksi yang akan dijatuhkan nanti tergantung jenis pelanggaran kader," tegasnya.

Putusan Pleno PDIP terkait masalah Lumowa dan Pangkey, diperkirakan akan diterbitkan oleh partai pada pertengahan bulan April 2017 depan. Sebab, menurut Wongkar, dalam bulan ini BK sudah selesai menjalankan tugas mereka, dan bulan depan hasil dari putusan Pleno DPD PDIP sudah keluar. "Kita tunggu saja. Kemungkinan besar bulan depan sudah ada pleno," tukasnya.

Seperti  disampaikan banyak Kader PDIP, ketua partai adalah lambang partai. Jadi, jika seseorang menyerang Ketua Partai PDIP, sama saja dengan menyerang atau melecehkan Lambang Partai PDIP. "Iya, benar. Dalam partai kami (PDIP, red), ketua partai sama dengan lambang partai," kata Wongkar, mengaminkan doktrin yang disampaikan kader PDIP.(rul mantik)

 

Banner Media Sulut

Komentar

Banner Media Sulut

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.