Markho Tampi

Serapan Tenaga Kerja Kaum Disabilitas Masih Kurang

Manado, MS

Peluang kerja bagi tenaga kerja penyandang disabilitas di Kota Manado, terbuka lebar. Itu mengacu pada peraturan daerah (Perda) yang sudah disepakati dalam sidang Paripurna DPRD Manado, belum lama ini.

Hl itu juga merujuk pada Undang-undang (UU) Nomor 8 tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas, yang menyatakan semua perusahaan dengan karyawan lebih dari 100 orang harus menyediakan kuota sebanyak satu persen untuk tenaga kerja disabilitas.

“Benar, ada poin ketersediaannya kaum disabilitas dari butir-butir yang disepakati di perda tersebut. 1 persen tersebut bermakna pula bagi pihak perusahaan mana pun,” kata Ketua Pansus Tenaga Kerja Lokal, Markho Tampi, Selasa (9/5) kemarin.

Lanjut dia, persoalan tersebut masih terpantau minim di Kota Manado, sehingga desakkan untuk segera membuka lowongan bagi tenaga kerja penyandang disabilitas, wajib diberlakukan. Apalagi, telah termuat dalam Perda.

Dia menuturkan sesuai bagian yang dipahami, Pansus menilai pentingnya dibuatkan tim verifikasi sehingga benar-benar mantap ketika akan dijalankan pihak Pemkot Manado. Hasil lain dalam poin-poin, Tampi menyebutkan, tertera pula perihal keluarnya aturan itu, berguna untuk mengurangi angka pengangguran karena memenuhi bagi warga lokal dan bersaing nanti di era-era MEA.

Pihak terkait yakni, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) tak luput dimintakan menyediakan tempat pelatihan agar memenuhi syarat tugas ketika telah hadir warga pekerja yang berasal dari luar daerah. “Unsur penempatan akurat bagi mereka pun tak luput disepakati dan nantinya secara bersama-sama akan diawasi sejauh mana potensi yang dijalankan,” ujarnya.

Hal ini disambut baik salah satu warga Malalayang, Lucy D. Menurut dia, pihak pemerintah harus terlebih dahulu menata dengan baik pola yang ada lewat beragam upaya seperti penyebaran-penyebaran informasi. “Selain itu, sosialisasi ke masyarakat akan penting berlaku sehingga warga masyarakat benar-benar tahu dan mempersiapkan diri sesuai rancangan yang dipaparkan,” pungkas Lucy. (devy kumaat)

Banner Media Sulut

Komentar