Dolly Polimpung.

Sitaro Butuh Tenaga Guru dan Medis

Siau, MS

Kebutuhan tenaga guru dan medis di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), mendesak. Pasalnya, jumlah tenaga guru dan medis di Kabupaten Sitaro masih kurang. Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD), Dra Dolly Polimpung, mengakuinya.

Kekurangan tenaga guru dan medis langsung ditindaklanjuti Pemkab Sitaro. Baru-baru ini Pemkab Sitaro telah mengirimkan usulan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dalam usulan kuota penerimaan pegawai ke pusat, kedua bidang itu diutamakan. "Kami belum bisa memprediksikan kuotanya berapa yang akan diterima. Yang pasti, akan disesuaikan dengan pemerintah pusat dan anggaran pemerintah daerah. Formasi diutamakan bagi kesehatan dan pendidikan,” ungkap Polimpung, Kamis (16/3) kemarin.

Dia menambahkan, khusus tenaga guru, diusulkan kuota 298. Sedangkan non kependidikan seperti tenaga administrasi dan tenaga operator, 169 kuota. “Namun data ini, dapat berubah setiap tahun sesuai kebutuhan. Seperti jika ada pensiun, pindah, dan meninggal,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Robert Kahiking SPd MM, membenarkan banyak sekolah kurang guru. “Memang tenaga guru sangat minim. Jadi diusulkan tenaga guru 298 orang. Kami berharap tahun ini bisa ada penerimaan CPNS. Sehingga sekolah yang membutuhkan guru, dapat terpenuhi,” ungkap Kahiking.

Peluang penerimaan CPNS tahun ini, memang terbuka. Karena belanja pegawai masih di bawah 50 persen. “Bisa dikatakan realisasi belanja pegawai hingga saat kini sekira 49 persen. Makanya, pemerintah daerah, membuat proyeksi APDB 2017 pada belanja tidak langsung sudah termasuk dana penerimaan CPNS nanti,” ungkap Kepala Badan Keuangan, dr Samuel Raule MKes.(haman)

 

Banner Media Sulut

Komentar

Populer hari ini

Sponsors