Para siswa saat mencoba membuat film di sekolah.

SMAN 9 Kecipratan Bantuan Produksi Film

Manado, MS

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 9 Manado, boleh berbangga diri. Betapa tidak, karena sekolah yang berdomisili di kawasan Kampus Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ini, mendapat bantuan produksi film dari Pusat Perfilman Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

"SMAN 9 Manado, merupakan satu-satunya sekolah di Sulut (Sulawesi Utara) yang menerima bantuan ini. Sedangkan skala nasional hanya 11 sekolah menerima bantuan ini, di dalamnya termasuk sekolah kita," kata Kepala SMAN 9 Manado Meidy Tungkagi, kepada Media Sulut, di ruang kerjanya, Kamis (1/2) kemarin.

Bantuan yang terdiri dari kamera, lighting, audio dan perangkat editing, termasuk genset, diharapakan Tungkagi dapat mewadahi dan meningkatkan prestasi siswa. Sekolah sebagai lembaga pendidikan bagi generasi penerus bangsa ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang memiliki dan menghayati nilai-nilai budaya, kearifan lokal dan pembangunan karakter bangsa. Hal itu selayaknya ditopang.

"Dengan sarana pendukung yang memadai untuk mencapai sasaran yang maksimal. Banyak sekolah yang memberikan pelajaran ekstrakurikuler di bidang seni budaya dan film. Namun, tidak semua sekolah atau satuan pendidikan memiliki laboratorium dan peralatan produksi film. Jikapun ada sangat minim. Untuk dapat mengapresiasi kegiatan ekstrakurikuler tersebut,"ucapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, selain laboratorium yang menjadi skala prioritas bagi banyak sekolah adalah laboratorium di bidang eksakta, seperti laboratorium Kimia, Fisika dan Biologi. Sementara itu, Laboratorium Seni, Budaya dan Film masih belum memadai. Untuk mewadahi bakat para generasi muda tersebut, Kemendikbud melalui Pusat Pengembangan Perfilman pada tahun 2017 mengalokasikan Bantuan Peralatan produksi Film untuk sekolah baik negeri maupun swasta.

"Sekolah yang menjadi sasaran kegiatan bantuan peralatan produksi film adalah sekolah yang memiliki potensi lebih dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, dalam hal ilmu pegetahuan maupun keterampilan, namun memiliki keterbatasan untuk mengakses sarana perfilman,"tukasnya.(sonny dinar)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.