Jemmy Kumendong (Ist)

Soal PT MMP, Pemprov Selaras Dengan Pemkab Minut


mediasulut.co - Arus penolakan rencana eksploitasi pasir besi di Pulau Bangka yang getol digelorakan Pemerintah dan Masyarakat Minahasa Utara (Minut), tuai support pemerintah provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Wakil pemerintah pusat di daerah yang dinahkodai Olly Dondokambey dan Steven Kandouw, sehati dengan koalisi pemerintah dan rakyat Minut.

PT Migro Metal Perdana (PT MMP)  pun kans segera angkat kaki dari salah satu aset wisata pantai andalan Bumi Nyiur Melambai tersebut.  Sikap Pemprov tersebut, telah disampaikan kepada pemerintah pusat, melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenpolhukam).

“Ya, Pemprov selaras dengan Pemkab Minut. Intinya Pemprov juga menolak eksploitasi tambang pasir besi di Pulau Bangka,” beber Karo Pemerintahan dan Humas Pemprov Sulut, Jemmy Kumendong kepada harian ini, Senin (18/7) kemarin.

“Itu disampaikan Asisten I , Pak Jhon Palandung yang mewakili Pemprov Sulut dalam pertemuan dengan Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Kemenko Polhukam, Pak Brigjen Pol Carlo Tewu, di Kantor Menkopolhukam baru-baru ini,” sambung Kumendong.

Dari pertemuan itu, Tewu berjanji akan segera menyampaikan sikap Pemprov kepada Menkopulhukam. “Kita tinggal menunggu keputusan lebih lanjut dari pemerintah pusat. Karena soal perijinan (PT MMP, red), juga ada keterkaitan dengan pemerintah pusat,” tandas mantan Karo Sumber Daya Alam Pemprov Sulut itu.

Sebelumnya, Pemkab Minut juga telah menyatakan penolakan terhadap operasional pertambangan biji besi oleh PT MMP di Pulau Bangka kepada pemerintah pusat melalui Kemenpolhukam. Itu disampaikan lima kepala SKPD yang diutus Bupati tMinut Vonnie Anneke Panambunan.

Masing-masing Kadistamben Allan Mingkid, Kadis Kelautan dan Perikanan Arie Kambong, Kadisbudpar Femmy Pangkerego, Plt Kadis Kehutanan Cakrawira Gundo dan Kepala BPLH Tieneke Rarung SH.

"Mereka menyampaikan sikap Bupati kepada pihak Kemenpolhukam dalam rapat yang dipimpin Pelaksana Asdep IV Kemenkopolhukam Irjen Polisi Carlo Brix Tewu. Dalam rapat itu, Pemkab Minut tegas menolak pertambangan biji besi yang dilakukan PT MMP di Pulau Bangka. Sebab pulau Bangka akan dijadikan lokasi pariwisata dan perikanan,"  ungka p Kabag Humas dan protokoler Minut, Sem Tirayoh, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut.

 "Selain Pemkab Minut, Pemprov Sulut juga hadir dalam pertemuan yang diwakili Asisten I John Palandung. Kedua Pemda dengan tegas menolak operasional pertambangan di Pulau Bangka," tandas Jubir Pemkab Minut itu.(aldy/kiki)

Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado