Bartje Assa.

Sopir Sepakat Patungan Tampal Jalan Berlubang

Manado, MS

Suara lantang sopir angkutan kota (angkot) menyeruak, ketika keraguan mereka untuk memastikan perbaikan jalan di sejumlah pasar di Manado.

Menurut mereka, rusaknya jalan-jalan yang ada mengganggu kenyaman para sopir berkendara. Itu sebabnya, mereka mendeklarasikan diri menyanggupi menutupi anggaran jika pemerintah masih enggan memperbaikinya.

"Kalau cuma lubang-lubang, kami bisa patungan kalau memang belum disanggupi pemerintah," kata seorang sopir Didi Sarapung, Senin (14/5) kemarin.

Mereka menuding, jalan rusak disebabkan beberapa akibat seperti kehadiran Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di badan jalan. Satu sisi, pedagang tak bisa dipersalahkan juga, karena mereka datang atas kewenangan otoritas PD Pasar Manado.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Manado Bartje Assa menyampaikan, proses perbaikan dalam waktu dekat digelar. Dengan tidak mengandalkan dana daerah karena untuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Induk Tahun 2018 sedang berproses. Disebutnya, pembiayaan akan memakai swadaya kelolah dan instansi sudah diberikan koordinasi. "Pakai pihak ketiga pun cukup riskan," imbuhnya.

Mengenai kondisi jalan yang rusak, dia berangguk tanda setuju tapi menyebutkan pula kendala melebarnya kerusakan, yakni faktor bencana alam seperti banjir. "Terjadi pengikisan, tapi dalam bulan ini ditutupi, apalagi yang menonjol lubang di tengah jalan," pungkasnya. (devy kumaat)

 


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.