Foto bersama usai sosialisasi Kekayaan Intelektual  yang digelar Kanwil Kemenkum-HAM Sulut di Kabupaten Minahasa, Rabu (21/2).

Sosialisasi Kekayaan Intelektual, Siagian Minta Hak Paten Daerah Dipertahankan

Tondano, MS
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekdakab Minahasa, DR Wilford Siagian, membuka kegiatan sosialisasi Kekayaan Intelektual yang diselenggarakan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkum-HAM) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di ruang sidang kantor Bupati, Rabu (21/2).
 
Dia pun mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini yang dipandang bermanfaat untuk menambah wawasan mengenai perlindungan hukum terkait produk dan potensi daerah.
 
"Kabupaten Minahasa terkenal akan keanekaragaman produk unggulan dan potensi yang memiliki hak paten daerah, contohnya cengkih dan ikan nike atau payangka. Kalau produk unggulan ini dijiplak bisa dituntut secara hukum," ujarnya saat membawakan sambutan.
 
Untuk itu seluruh elemen masyarakat dan pemerintah pun diajak untuk sama-sama melestarikan serta mengawal semua produk-produk daerah. "Ini adalah kebanggaan kita bersama, jadi mari kita pertahanakan potensi dan hak paten daerah," pesannya.
 
Adapun narasumber dari Kanwil Kemenkum-HAM Sulut yang tampil membawakan materi dalam sosialisasi ini yakni Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Purwanto SH MH, dan Kepala Bidang Pelayan Hukum, Aswan Idrak SH MH. Sementara pesertanya berasal dari perwakilan seluruh instansi terkait di kabupaten Minahasa dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
 
Purwanto pun menyampaikan bahwa pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual merupakan problematika yang menimbulkan ancaman serius. Untuk itu Kemenkum-HAM terus berupaya memberikan jaminan kepastian hukum bagi pemilik hak kekayaan intelektual.
 
"Di instansi kami ada yang namanya PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil). Mereka itu punya wewenang dalam proses penegakan hukum kekayaan intelektual," tegasnya.
 
Melalui kegiatan ini, Purwanto berharap peserta akan semakin memahami berbagai aspek hukum yang berkaitan dengan kekayaan intelektual. "Jadi kalau ada potensi pelanggaran yang berkaitan dengan hak kekayaan intelektual ini, maka kami siap memberikan jaminan hukum," tegasnya. (jackson kewas)

Komentar