Para komisioner KPU Provinsi dan KPU Mitra dalam sosialiasi pilkada untuk para ASN di sport hall kantor bupati, Kelurahan Wawali Pasan, kemarin. Dari kiri ke kanan ; Ketua Panwas Pilkada Mitra Jobby Longkutoy, Komisioner Provinsi Sulut Ardiles Mewoh, Y

Sosialisasi Pilkada, Pemkab Minta Tidak Terprovokasi

Ratahan, MS

Sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa Tenggara (Mitra) terus dilakukan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU). Seperti halnya kemarin digedung sport hall kantor bupati, sosialisasi oleh pihak penyelenggara diikuti oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun begitu, permintaan para top eksekutif untuk tidak terprovokasi terkait adanya kejadian bom bunuh diri di wilayah Jawa, menjadi salah satu penyampaian penting para top eksekutif yang ada.

Sekretaris Daera (Sekda) Robby Ngongoloy saat membuka kegiatan yang turut dihadiri sejumlah komisioner provinsi itu sebelumnya meminta maaf atas keterlambatan pelaksanaannya ketika tertunda sekira 2-3 jam. “Sebelumnya kami minta maaf karena keterlambatan karena ada sejumlah agenda yang diikuti mulai dari pemeriksaan pihak auditor. Termasuk adanya rapat koordinasi ditingkatkan provinsi oleh sejumlah hukum tua dan agenda pelayanan public di Mitra,” ungkap sekda dalam pernyataan maafnya.

Sekda menekankan agar apa yang disampaikan pihak penyelenggara dapat terus disosialisasikan kepada masyarakat dimanapun dia berada. “Ini menjadi kewajiban kita sebagai aparatur pemerintah dan harus disampai-sampaikan kepada masyarakat, agar pelaksanaan pemungutan suara pada 27 Juni mendatang dapat berjalan sesuai harapan,” kata sekda.

Terkait pelaksanaan pilkada dibarengi dengan situasi saat ini, sekda mengharapkan agar para ASN maupun warga tidak terprovokasi dan terpancing dengan kejadian tersebut. “Apalagi pemungutan suara sudah tak lama lagi digelar. Ini harus menjadi perhatian kita semua agar kondisi yang tercipta selam ini tetap terjaga. Ada surat edaran dari pihak gubernur terkait pentingnya menjaga keamanan, itu kiranya dapat diteruskan ditempat-tempat ibadah dan pertemuan lainnya, termasuk pemaksimalan pos penjagaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” beber sekda didampingi Assisten I Bidang Pemerintahan Sekretaris Daerah Gotlieb Mamahit.

Sementara dalam sosialisasi pilkada oleh pihak penyelenggara turut menghadirkan Ketua KPU Sulawesi Utara Yessy Momongan dan Ardiles Mewoh, KPU Mitra masing-masing Ascke Benu, Fanny Wurangian, Jonly Pangemanan, Irfan Rabuka dan Fifi Massie serta pihak Panitia Pengawas Pilkada Robby Longkutoy. (recky korompis)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.