Oknum ASN dipecat (ilustrasi)


Surat Pemecatan Menyasar Empat ASN Bolsel

Damopolii: Ini Konsekwensi, Sekaligus Warning Bagi ASN Malas

 

Laporan: Ibrahim

Peragakan tindakan indisipliner, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dapat ‘garis merah’. Sikap tegas langsung diambil pemegang kebijakan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolsel. Sebagai ‘hadiah’, surat pemecatan segera dilayangkan.

Pemkab Bolsel memastikan, tetap memberi perhatian penuh terhadap ASN ‘nakal’. Bila tidak efektif kinerjanya maka sanksi akan diberikan, bahkan sampai ada proses pemecatan. Sikap tegas soal penegakkan disiplin bagi ASN itu tak main-main.

Berdasarkan laporan Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Bolsel, ada empat oknum ASN yang terancam dipecat karena malas masuk kantor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bolsel, Indra Damopolii menjelaskan, ancaman pemecatan terhadap empat oknum ASN tersebut berdasarkan hasil sidang kode etik. Keputusan itu diambil setelah mengantongi data laporan pihak BKDD, bahwa 4 orang tersebut memang sudah tak lagi masuk kantor.

"Kita sudah perintahkan BKDD untuk menyiapkan dokumen administrasi untuk pemberian sanski tegas," jelas Damopolii, Rabu (7/6) kemarin. 

Ketentuan terkait pemberian sanksi bagi ASN ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010. Penerapan aturan sudah dilaksanakan sebagai bentuk persyaratan administrasi. Namun seiring berjalannya waktu, tak ada tanggapan dan perubahan ataupun itikad baik dari keempat oknum ASN tersebut.

Secara tegas dikatakan Damopolii, soal waktu kapan sanksi pemecatan dijatuhkan kepada mereka tinggal melihat waktu dan momen yang tepat.

"Inilah konsekuensi bagi ASN yang tak disiplin," tegas Damopolii, seraya mengatakan sikap tegas ini diambil demi penegakkan aturan bagi ASN sekaligus menjadi warning bagi semua ASN.

“Disiplin kerja menjadi perhatian penting, jika diabaikan sanksi tegas sudah menanti,” tandasnya. 

Sementara itu, pengamat pemerintahan, Zainal Van Gobel memberikan apresiasi atas ketegasan pemerintah daerah ini. Menurutnya, memang seharusnya seperti itu karena setiap ASN sudah dibingkai dengan berbagai aturan, terutama soal disiplin.

"Ini seharusnya menjadi efek jera bagi semua ASN bahwa jika tak disiplin pasti sanksi tegas menanti hingga pemecatan. Kami support sikap tegas seperti ini," tutur Zainal serius. (*)

Komentar

Populer hari ini

Sponsors