Rolly Sahelangi

Tak Bertanggungjawab, Pacar Curhat Ke Polisi


MANADO,Ms

Nasib malang dialami wanita berinisial GB (22) sebut saja Mawar, warga disalah satu Kecamatan Mandolang. Dengan perut membesar alias hamil delapan bulan ia mendatangi Mapolresta Manado, untuk melaporkan IL alias Venly (29) warga Desa Kalasey, Kecamatan Mandolang, yang tak mau mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Peristiwa itu terjadi sejak bulan April 2016 silam, namun baru dilaporkan ke polisi, Rabu (15/3) sekitar 16.30 Wita.

Berdasarkan informasi dari Kepolisian. Awalnya wanita yang bekerja sebagai karyawan swasta ini, di pacari oleh lelaki Venly sejak bulan April 2016 silam. Tanpa halangan siapapun, kedua sejoli itu terus memadu cinta hingga ke bagian paling sensitif.

Suatu saat, korban diajak oleh pacarnya untuk pergi ke salah satu rumah temannya yang berada di Kecamatan Mandolang. Tanpa pikir panjang korban pun menuruti permintaan pelaku.

Sesampainya di rumah tersebut, pelaku langsung mengeluarkan jurus mautnya dengan berjanji akan menikahi korban apabila hamil. Karena sudah saling cinta, korban merelakan keperawanannya direnggut oleh lelaki bejat itu.

Sejak saat itu hubungan layaknya suami istri terus dilakukan oleh keduanya. Bahkan, belakangan diketahui kalau wanita itu sudah mengandung.

Mengetahui korban hamil, pelaku terus berjanji akan menikahi korban. Namun hingga kandungan berusia 8 bulanan, pelaku tidak maubertanggung jawab. Tak terima dengan kejadian ini, korban melaporkan kasus tersebut ke Mapolresta Manado.

Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Roly Sahelangi, ketika dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut. "Laporan sudah diterima dan kasus ini sementara ditangani unit PPA Polresta Manado," pungkasnya. (Rhendi Umar)

Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado