Talaud Miliki 180 Pemilih Disabilitas

Jumlah pemilih disabilitas atau penyandang cacat yang terdata di semua wilayah Kabupaten Talaud, tercatat sebanyak 180 orang. Itu berdasarkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang masuk.

Fakta tersebut dibeber Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Talaud. Meski begitu disebutkan, hal ini masih data sementara karena harus menunggu hasil pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan pemutakhiran data pemilih (PPDP). Hingga sekarang, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 67.748 orang.

Ketua KPU Talaud, Velma Sumee melalui operator Sistem Informasi Data Pemilih (Sidali) di Bidang Program dan Data, Budirman menerangkan, setelah ada hasil coklit kemungkinan akan ada penambahan pemilih penyandang cacat baik fisik maupun mental.

"180 orang pemilih disabilitas yang terdata adalah DP4 dari dinas kependudukan. Tapi semua data ini belum terekap, karena menunggu hasil pemutakhiran data pemilih  dan penyusunan daftar pemilih melalui coklit," jelas Budirman, Rabu (21/3).

Lanjut dijelaskan Budirman, disabilitas atau penyandang cacat yang dimaksud di sini adalah tuna rungu, tuna wicara, tuna daksa, tuna grahita dan disabilitas slainnya.

"Tuna  daksa itu lumpuh, tuna  netra itu buta, tuna rungu itu bisu tuli, tuna graha itu gangguan pikiran atau jiwa  atau memiliki keterbelakangan mental. Tapi kita belum bisa merincikan berapa jumlah masing-masing penyandang cacat dari 180 orang pemilih itu," kata Budirman.

Diketahui, hak untuk memilih atau memberikan suara kaum disabilitas telah dijamin dalam Undang-Undang  Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum dan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas. Dengan demikian, akurasi KPU dalam menggali data pemilih disabilitas akan menjadi salah satu indikator penting dalam penyelenggaraan pemilu yang berkualitas. (jos tumimbang)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.