Mona Kloer dan Ronald Mawei

Taman Berkat ‘Gelap Gulita’

Terendus Pencurian Listrik, PLN ‘Coret’ Pemakaian

 

Manado, MS

Langkah tegas Perusahaan Listrik Negara (PLN) memutuskan aliran listrik ke Taman Berkat di Jalan Boulevard Manado, telah berlangsung cukup lama. Itu dipicu indikasi pencurian listrik yang diduga dilakukan oknum pekerja saat beraktivitas di kawasan tersebut.

Hal itu dibenarkan Manager PLN Rayon Manado Selatan, Ronald Mawei, ketika dikonfirmasi terkait pemanfaatan lokasi jelang iven bergengsi yang akan dilaksanakan di Kota Manado, Senin (10/7). “Akibat pengerjaan tersebut kemudian untuk dipakai kembali tidak bisa dilayani lagi,” kata Mawei.

Menurut dia, pemanfaatan kembali aliran listrik diperbolehkan, jika persoalan ini telah diselesaikan. “Harus diselesaikan dahulu baru aktifitas lewat pemakaian listrik bisa berjalan lagi karena sudah masuk hutang. Besar kemungkinan pun terjadi tahun lalu,” ucapnya.

Nilai dia, kejadian seperti itu marak terjadi di Kota Manado. Utamanya pemanfaatan daya listrik yang tinggi setiap ada pengerjaan proyek. Ia mensinyalir pemakainya dilakukan secara diam-diam tanpa sepengetahuan kontraktor utama.

Disebutkan lagi, setelah diketahui adanya aksi pencurian, pihak PLN langsung mengambil langkah tegas dengan meminta pertanggungjawaban pihak pemborong untuk membayar ganti rugi. “Tapi, kendala sekarang pemborong tersebut tak mau menindaklanjuti sehingga sekarang pemanfaatan lahan ketika memakai aliran listrik terhenti. Akibatnya lagi, jumlah daya listrik untuk KWnya menurun kemudian berpengaruh ke rumah-rumah warga sendiri,” tuturnya.

Anggota DPRD Manado Mona Kloer menyayangkan kejadian seperti itu terjadi di Kota Manado. Padahal dalam waktu dekat ini, akan melaksanakan iven-iven besar khususnya di lokasi-lokasi strategis. Dia menyebutkan, pelaku yang memanfaatkan pemakaian tanpa izin tersebut dalam hal ini pihak ketiga harus bertanggungjawab. Karena, penggunaan secara illegal tersebut langsung bisa berhadapan dengan Undang-undang (UU) Jasa Konstruksi akibat semena-mena.

Ia berharap campur tangan pemerintah untuk menuntaskan persoalan itu. Apalagi, peran pemerintah mengawasi Taman berkat tersebut. “Harus diselesaikan masalah tersebut secepatnya karena sejumlah kegiatan dengan fasilitas yang telah ada di tempat tersebut sudah terpasang, kemudian tinggal dimanfaatkan. Apalagi, lokasi tersebut dibangun bagi warga kota dan sekitarnya melakukan beragam urusan acara,” tandasnya.

Diketahui, dalam waktu dekat ini Kota Manado akan menggelar iven Manado Fiesta tepatnya di bulan September. Teranyar, Taman Berkat bakal dijadikan tempat pelaksanaan sejumlah kegiatan. “Intinya, pemerintah terlibat tanggungjawab pula untuk fungsi pengawasannya. Kemudian, mencari solusi terbaik agar segera ada penyelesaian secepatnya. Agar semua rencana rentetan kegiatan tidak stag di tempat,” kuncinya.(devy kumaat)

 

Banner Media Sulut

Komentar

Populer hari ini

Sponsors