Piet HK Pungus

Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak

Tomohon, MS

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terjadi di Kota Tomohon. Bahkan merujuk informasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DP3AD) Kota Tomohon, aksi menjurus ke arah kriminalitas ini kian meresahkan.

Menanggapi hal itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tomohon Piet HK Pungus SPd mengatakan, butuh sinergitas seluruh komponen masyarakat untuk menyikapi persoalan tersebut. Apalagi, peran aktif lembaga pemerintah dan DPRD. “Sejauh iini, kami bersama pemerintah sangat konsern dengan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Bahkan untuk meredam aksi-aksi negatif ini, DPRD khususnya Pansus (panitia khusus) sementara merampungkan Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) Kota Tomohon menyangkut perlindungan anak dan perempuan,” terang politisi senior Partai Golongan Karya (Golkar) itu.

Dia berharap, regulasi ini mampu menghadirkan sanksi yang jelas bagi oknum-oknum pelaku kekerasan sehingga menimbulkan efek jerah. “Kami dari DPRD berharap agar kekerasan bagi perempuan dan anak di Kota Tomohon berangsur-angsur berkurang,” jelas legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Tomohon Utara itu.

Selanjutnya, Ketua Harian DPD II Partai Golkar Tomohon ini meminta DP3AD agar lebih optimal untuk memberikan pendampingan bagi korban-korban kekerasan. “Sejauh ini kami sudah melihat peran pemerintah. Namun, itu harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Intinya, kami sebagai wakil rakyat akan terus terlibat memberangus kekerasanm bagi perempuan dan anak di Kota Tomohon,” lugas politisi familiar dengan masyarakat ini.(victor rempas)

 

 


Komentar