Temui Konstituen, BISA Gelar RDP Soal Kebhinekaan

Manado, MS

Anggot DPD Sulawesi Utara Fabian Richard Sarundajang (BISA) kembali turun gunung untuk mendengarkan suara konstituennya di Kota Manado, 13 April 2017. Kali ini BISA menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) tentang Kebhinekaan. Ia menegaskan, Bhineka Tunggal Ika sebagai pondasi kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

”Bhinneka Tunggal Ika, berasal dari bahasa sangsakerta yang secara harfiah memiliki makna Berbeda beda tapi tetap satu. Kalimat tersebut sudah disampaikan kepada masyarakat bahkan semenjak duduk di bangku sekolah dasar,” katanya.

Menurutnya, Bhineka Tunggal Ika (bersama Pancasila) adalah ideologi yang menjadi spirit survivalitas kesatuan Indonesia hingga saat ini.

”Sulit memang Indonesia yang plural dan multikultural mampu mempertahankan eksistensinya sebagai negara kesatuan jika tanpa pegangan sekuat Pancasila,” jelasnya.

Menurutnya, filosofi dari Bhinneka Tunggal Ika tak lain bahwa Bangsa Indonesia hidup dengan berbagai macam perbedaan baik dari segi geografis, suku, agama, ras dan lain sebagainya.

”Harus dimaknai bahwa meskipun kita hidup dalam keberagaman, hidup dalam berbagai perbedaan, tetapi kita adalah bangsa yang satu, hidup dalam negara yang satu yakni bangsa dan negara Indonesia,” ulasnya.

Di sisi lain, BISA mengaku anggota MPR memiliki tugas untuk Memasyarakatkan ketetapan MPR; Memasyarakatkan Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika; Mengkaji sistem ketatanegaraan, UUD NKRI, serta pelaksanaannya; Menyerap aspirasi masyarakat berkaitan dengan pelaksanaan UUD NRI Tahun 1945.

"Dalam rangka melaksanakan tugas tersebut, Anggota MPR berkewajiban melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat yang salah satu kegiatannya adalah Dengar Pendapat dengan Masyarakat di Daerah Pemilihannya," jelasnya.

Kegiatan Dengar Pendapat yang dilakukan oleh setiap anggota MPR dengan masyarakat merupakan wadah untuk dialog dengan masyarakat agar Anggota MPR lebih dekat dengan masyarakat.

"RDP juga harus dilakukan setiap anggota MPR sebagai wadah untuk menampung saran dan pendapat dari masyarakat mengenai pelaksanaan nilai nilai luhur bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sebagaimana terdapat pada Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika," jelasnya. (Phee)

Banner Media Sulut

Komentar

Populer hari ini

Sponsors

Banner Media Sulut

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.