Karel Bangko/ Depri Pontoh/Hamdan Datunsolang

TIGA PETARUNG BOLMUT KLAIM KESAKTIAN

Boroko, MS

Tensi politik di arena pertarungan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) kian meninggi. Tiga pasang petarung yang naik pentas saling klaim sebagai jawara. Kehadiran massa pendukung saat kampanye, alat ukur riil. Dukungan sederet tokoh Bolaang Mongondow Raya (BMR) jadi ‘jimat’ pemompa kepercayaan diri.

Minggu ketiga pelaksanaan kampanye dialogis tengah bergulir. 3 pasangan calon bupati dan wakil bupati, Karel Bangko-Arman Lumoto (KB-AL) yang diusung koalisi Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Nasdem, serta Partai Hanura, maupun pasangan Depri Pontoh-Amin Lasena (DP-AL) yang diusung oleh PPP, PDIP, Demokrat, PKB, Gerindra, serta pasangan calon Hamdan Datunsolang-Murianto Babay (HD-MB) yang maju lewat jalur independen, kian menunjukkan keperkasaannya.

Masing-masing kandidat mengklaim diri bakal menjadi pasangan yang akan menempati kursi orang nomor 1 dan 2 di Kabupaten Bolmut. Salah satu tolok ukurnya, setiap perhelatan kampanye dialogis oleh seluruh pasangan dihadiri ratusan pendukung dan simpatisan kader-kader terbaik Bolmut ini.

Melihat membludaknya massa yang memadati kampanye dialogis tersebut, masing-masing kandidat pun melontarkan optimismenya. Seperti yang dikatakan Depri Pontoh, di hadapan masyarakat pendukungnya. DP-AL mengaku siap memenangkan pilkada agar bisa melanjutkan pembangunan di Bolmut. Di antaranya membangun perguruan tinggi, memberikan fasilitas bedah rumah tidak layak huni menjadi layak huni untuk masyarakat kurang mampu serta memprioritaskan pengembangan industri di Bolmut.

“Untuk mewujudkannya, maka jangan lupa untuk memilih kami pasangan DP-AL agar kembali memimpin Bolmut pada masa pemerintahan periode 2018-2023,” kata Depri, yang dalam Pilkada Bolmut mendapatkan nomor urut 2.

Penegasan senada dilontarkan Hamdan Datunsolang. Diyakini, dengan adanya dukungan rakyat Bolmut dirinya optimis dapat memenangkan Pilkada.

"Dukungan masyarakat Bolmut terhadap pasangan independen sangat besar. Buktinya banyak masyarakat Bolmut yang telah berpartisipasi memberikan e-KTP dan surat-surat lainnya yang melebihi ketentuan KPU Bolmut sehingga dengan modal ini saya optimis bisa kembali menjadi bupati Bolmut periode 2018-2023," terang Hamdan, yang diganjar dengan nomor urut 3.

Sementara itu, pasangan nomor urut 1, KB-AL menjadikan visi dan misi sebagai ‘pemikat’ pada kampanye dialogis. Keyakinan membuncah, ulasan program yang terurai dalam visi dan misi keduanya merupakan modal besar untuk meraih simpati masyarakat Bolmut. Sebab disadari saat ini masyarakat Bolmut telah teredukasi dengan pendidikan politik sehingga dengan hal tersebut masyarakat bisa memberikan kepercayaan bagi KB-AL.

"Visi dan misi kami sangat berpihak kepada masyarakat, dan jika kami terpilih maka saya akan berkomitmen kepada apa yang telah kami sampaikan. Karena dengan hal tersebut akan menjadikan masyarakat Bolmut senantiasa mendapatkan kemakmuran dan tidak ada masyarakat yang termarjinalkan di tanah kelahirannya sendiri,” tegas KB yang dikenal sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Bolmut.

Melihat kondisi tersebut sejumlah pengamat politik pun menakar jika akhir dari perang klasik antara ketiga kandidat sangat sulit diprediksi. Dukungan mayoritas partai politik kepada DP-AL akan menjadi modal awal bagi keduanya pada Pilkada Bolmut.

“Namun demikian ini bukanlah harga mati bagi pasangan yang diusung dan didukung oleh partai politik. Sebab pada kenyataan di lapangan ada sejumlah pengurus partai politik maupun simpatisan partai politik pengusung maupun pendukung DP-AL maupun KB-AL memilih figur lain,” nilai Musadat Korompot, salah satu pengamat politik Bolmut.

Demikian pula dengan calon pasangan dari independen. Dukungan masyarakat saat ini dinilai belum menjadi patokan jika HD-MB bisa meraih kemenangan. “Dengan melihat kekuatan yang ada saat ini, pasangan yang berasal dari independen harus bekerja ekstra keras,” tambah Korompot.

Yusman Hunowu, pengamat politik Bolmut lainnya, tidak menampik jika klaim kemenangan masing-masing kandidat memiliki alasan mendasar. Menurutnya, secara popularitas ketiga paslon di pesta demokrasi  Bolmut kali ini cukup mentereng.

“Pasangan KB-AL sangat dikenal oleh masyarakat karena telah memegang pucuk kepemimpinan di DPRD Bolmut. Sementara Derpi yang berpasangan dengan Amin Lasena, merupakan calon petahana, 1 kali bupati dan 1 kali menjadi wakil bupati. Demikian dengan Hamdan yang merupakan mantan bupati periode sebelumnya yang berpasangan dengan figur dari unsur TNI yang juga dikenal oleh masyarakat Bolmut. Dari fakta ini, sangatlah wajar jika ketiganya saling klaim untuk memenangkan Pilkada Bolmut,” papar Humowu.

 

BUTUHKAN DUKUNGAN TOKOH BMR

Upaya para pertarung untuk meraup suara tidak cukup hanya didukung oleh elit-elit partai politik yang ada di Bolmut. Kehadiran tokoh politik yang ada di Bolaang Mongondow Raya (BMR) sangat menentukan. Sebut saja Sehan Salim Landjar (SSL), Yasti Soeprodjo Mokoagow (YSM) dan H. Herson Mayulu (H2M). Tiga figur tersebut dipastikan akan turut berpengaruh pada dukungan terhadap calon. Kedatangan mereka saat melakukan kampanye akan sangat memberi dampak.

“Pengaruh ketiga tokoh yang ada di BMR ini akan sangat berdampak besar pada perolehan suara pasangan bupati dan wakil bupati nanti. Terlebih khusus kehadiran YSM. Bupati Bolaang Mongondow ini pada pemilihan legislatif 2 kali berturut-turut mendapatkan suara yang signifikan di Bolmut sehingga itu dapat dipastikan kantong-kantong suara YSM pasti masih tetap terjaga hingga saat ini,” tandas Yusman Hunowu, pengamat politik Bolmut.

Demikian pula dengan ketokohan SSL dan H2M. Mereka merupakan bupati di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan Bolaang Mongondow Selatan yang mempunyai massa yang cukup. Apalagi belakangan ini H2M sering terlihat di Bolmut, baik untuk mendukung langsung pasangan yang diusung oleh PDIP maupun kegiatan-kegiatan lainnya.

“Faktor strategi yang akan dimainkan oleh kedua tokoh (SSL dan H2M, red) ini sangat berpengaruh. Apalagi saat ini sudah menjadi rahasia umum jika H2M akan maju ke DPR RI sehingga itu H2M harus bekerja keras untuk memenangkan pasangan DP-AL,” pungkas Hunowu.

Menanggapi hal tersebut, Arman Lumoto, calon wakil bupati Bolmut yang berpasangan dengan Karel Bangko, menyampaikan jika SSL yang juga Ketua DPW PAN Sulut dan YSM akan hadir pada kampanye yang akan digelar oleh KB-AL.

“Insya Allah jika tidak ada aral melintang keduanya akan hadir. Selain itu kami juga akan mengundang dari DPP PAN,” ujar Lumoto.

Lebih lanjut figur muda Bolmut ini mengakui jika kehadiran SSL dan YSM pada Pilkada Bolmut akan sangat membantu dalam memperoleh dukungan masyarakat Bolmut kepada pasangan KB-AL.

“Dengan adanya dukungan penuh dari tokoh-tokoh BMR ini, kami lebih optimis lagi memenangkan Pilkada Bolmut,” tutup Lumoto.

Sementara, Salim bin Abdullah, yang dihubungi secara terpisah memastikan jika pada saat kampanye nanti H2M akan mendukung sepenuhnya DP-AL.

“Pada beberapa moment penting, seperti pendaftaran DP-AL, Bapak H2M turut hadir. Ini mengindikasikan jika beliau akan mendukung sepenuhnya pasangan DP-AL,” terang Abdullah.

 

DUKUNGAN SURIANSYAH BISA JADI PENENTU

Suriansyah Korompot merupakan figur populis. Tidak dapat dipungkiri jika dukungan tokoh yang saat ini menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bolmut itu akan turut berpengaruh pada perolehan suara pasangan bupati dan wakil bupati Bolmut periode 2018-2023.

Politisi muda Bolmut ini terkenal memiliki massa militan yang sangat solid dan tersebar di 6 kecamatan. Bahkan, teranyar sejumlah pengurus partai politik pengusung dan pendukung dari pasangan calon bupati dan wakil bupati secara diam-diam ingin mendapatkan mandat dari mantan Sekretaris Partai Golkar Bolmut ini.

“Memang sudah jauh-jauh hari setelah saya tidak mendapatkan mandat partai untuk maju bertarung pada Pilkada Bolmut tahun ini, sudah ada beberapa elit politik yang ingin mendapatkan pernyataan sikap untuk mendukung mereka. Namun dengan tegas saya menyampaikan jika saya tidak akan memihak kepada siapapun. Saya hanya menginginkan Pilkada Bolmut dapat berjalan sebagaimana mestinya,” tegas Korompot.

Selain itu, Papa Fatur, sapaan akrabnya, membantah jika sudah ada pengarahan masa ataupun pendukung fanatiknya kepada salah satu kontestan Pilkada Bolmut.

“Sampai saat ini belum ada sikap politik saya terhadap salah satu bakal calon bupati sebab saya benar-benar ingin netral sebagai Plt Bupati,” tambah Korompot.

Senada dengan itu, koordinator relawan Suriansyah Korompot (SK) Center, Muhammad Kalonta menegaskan, sampai saat ini relawan, pendukung dan simpatisan Suriansyah Korompot masih tetap solid. Mereka belum terpengaruh dengan bujukan dan isu yang tidak bisa dipercaya.

“Sekadar menampik isu-isu yang ada, sebagai Koordinator SK Centre menyatakan belum ada pengalihan dukungan ke kandidat lain. Kami masih menunggu perintah. Olehnya itu diharapkan kepada para tim relawan Suriansyah Korompot, serta para simpatisan untuk menjaga kekompakan dan kesolidan. Jangan terpengaruh dengan isu yang dibangun pihak-pihak lain, serta terpengaruh dengan bujukan dan rayuan penyesatan hak demokrasi,” pinta Kalonta.

Kefiguran Suriansyah Korompot, diprediksi akan menjadi penentu kemenangan ketiga kandidat yang bertarung pada Pilkada Bolmut ini. Namun jabatan yang kini diembannya akan ‘menyanderanya’.

“Sampai saat ini Suriansyah Korompot masih menjadi tokoh idola dari berbagai elemen masyarakat Bolmut sehingga itu tidak bisa dipungkiri jika keputusannya untuk mendukung salah satu kandidat akan menjadi penentu. Namun demikian, atas tugas yang telah diamanahkan kepadanya saat ini sebagai Plt Bupati Bolmut, akan menjadi batu sandungan untuk dirinya jika memberikan dukungan kepada salah satu kandidat,” tutur pengamat politik, Yusman Hunowu. (nanang kasim)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.