Ketiga Terdakwa Ismar Damopolii, Eka Putra Korompot dan Uki Papuntungan saat menjalani sidang agenda putusan, di Pengadilan Tipikor Manado.(foto: rendy)

Tiga Terdakwa Audiens Bolmong Divonis

Manado, MS

Tiga terdakwa korupsi dana Audiensi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), divonis. Ketiga terdakwa divonis masing-masing 1 tahun kurungan penjara. Vonis itu ditetapkan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Manado, Selasa (20/6) kemarin.

Tidak hanya putusan hukuman 1 tahun penjara, namun ketiga terdakwa masing-masing Ismar Damopolii, Eka Putra Korompot dan Uki Paputungan, harus membayar denda Rp50 juta, subsidair 1 bulan.

Majelis Hakim yang diketuai Vincentius Banar dan hakim anggota Arkanu, Wenny Nanda, berpendapat, ketiganya terbukti melakukan tindak pidana korupsi. “Terbukti secara sah dan bersama melakukan tindak pidana, menjatuhkan pidana terhadap Eka Putra Korompot, Uki Papuntungan dan Ismar Damopolii dengan pidana penjara selama 1 tahun dan denda sebesar 50 juta rupiah. Dengan ketentuan, jika denda tidak dibayar harus diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan. Menetapkan masa penahanan yang dijalani terdakwa dikurangi dengan masa pidana yang dijatuhkan,” putus Majelis Hakim.

Usai mendengarkan vonis Majelis Hakim, Eka Ss ketika ditemui di luar persidangan mengaku tidak akan mengajukan banding dan menerima sepenuhnya hasil putusan tersebut.

Seperti diketahui, dalam perkara ini ketiganya telah dituntut pidana Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pingkan Gerungan selama 1,6 tahun. Tuntutan tersebut diajukan dengan bersandar pada pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambahkan dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No 31 Tahun 1999.

 

Ketiga terdakwa sendiri harus terseret ke ranah hukum dalam tindak pidana korupsi, berawal ketika penyidik Tipidkor Polda Sulut merespon temuan BPK RI dan laporan pihak terkait. Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, pihak kepolisian pun menemukan beberapa kejanggalan pengelolaan dana Audiensi Pemkab Bolmong, salah satunya pada item belanja service, belanja penggantian suku cadang, belanja bahan bakar minyak/gas dan pelumas, belanja pakaian Bupati dan Wakil Bupati, belanja alat tulis kantor, belanja perangko, materai dan benda pos, belanja penggandaan, belanja premi asuransi kesehatan dan belanja perjalanan dinas.

 

Setelah didalami lebih lanjut pihak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulut, akhirnya diperoleh adanya kerugian Negara sebesar Rp2.128.898,35. Usai merampungkan berkas, Polda Sulut lalu melimpahkannya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, dan kemudian diproses ke meja hijau hingga melahirkan putusan Majelis Hakim. (rhendi umar)

Banner Media Sulut

Komentar