Suasana pembahasan pertama antara Banggar DPRD Manado dan TAPD Pemkot Manado. (foto: devy kumaat)

Tim Banggar ‘Kuliti’ TAPD Pemkot Manado

Manado,  MS

Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Manado berlangsung alot. Perincian angka-angka langsung menjadi perhatian tim Badan Anggaran (Banggar)  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado saat dipaparkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)  Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

"Banyaknya angka itu seharusnya jelas disampaikan dari mana, jangan hanya sembarang diucapkan," tandas Wakil Ketua DPRD Manado,  Richard Sualang, Senin (13/11) kemarin.

Menurut Sualang, pertanyaan pasti muncul dari legislator ketika disampaikan angka-angka seperti jumlah wisatawan. Contohnya, keberadaan sekira 1,7 juta wisatawan. “Itu pasti ditanggapi legislator. Apakah data itu benar dan apakah itu wisatawan lokal atau tidak,” urai dia.

Usulan konkrit juga muncul dari personil Pansus,  Lily Walandha. Dia menyebutkan jumlah pasti bisa diambil di tiap hotel dimana turis mancanegara maupun lokal menginap. Alasannya, data dari penginapan dinilai lebih valid. "Sebab lain ini pengambil data tidak hanya melihat berapa banyak penerbangan dan rutenya," ujar dia.

Untuk diketahui, pembahasan ini dihadiri TAPD Pemkot Manado, yakni Asisten 3, Kaban Pelitbang, Kaban Keuangan,  Kadispenda dan jajaran Pemkot Manado.(devy kumaat)

 

 


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.