Andi Suharlis dan Fadly Usup


TINDAKAN PREVENTIF TP4D, DANDES DIAWASI PENUH

Suharlis: Hindari Penyelewengan Dana

 

Boroko, MS

Upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan dana desa (Dandes) yang bergulir lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), terus dilakukan berbagai pihak.

Salah satunya untuk menghindari berbagi temuan penyelewengan Dandes pada setiap desa yang ada di Bolmut pada tahun 2017 ini, maka pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bolmut terus melakukan tindakan penyuluhan kepada seluruh Sangadi (Kepala Desa,red) beserta seluruh aparat desa lainnya. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah preventif yang dilaksanakan oleh pihak Kejari Bolmut.

“Selain itu pula penyuluhan hukum tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Kejaksaan atas program nawacita Presiden Joko Widodo, sekaligus bentuk pelaksanaan atas tupoksi Korps Adhyaksa tehadap penegakan hukum dalam konteks pencegahan. Upaya meminimalisir adanya penyimpangan pengeloaan Dandes tersebut, dibuktikan Kejari Boroko dengan membentuk Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan, Pembangunan dan Daerah (TP4D) yang siap mendampingi pemerintah desa dalam merealisasikan  anggaran yang bersumber dari APBN itu,” pungkas Kepala Kejari Bolmut Andi Suharlis, saat melaksanakan penyuluhan hukum dengan seluruh aparat desa di Kecamatan Bintauna pada Selasa (9/5) kemarin.

Dijelaskannya pula dalam proses pelaksanaan dan pengelolaan Dandes dengan pola kemitraan, Kejaksaan berperan sebagai tempat konsultasi para sangadi agar tidak terjadi penyimpangan pengunaan anggaran dikemudian hari.

“Sosialisasi ini dalam rangka memberikan penguatan terhadap penggunaan dana desa, dengan harapan kedepan dana tersebut dapat memicu dan menggerakkan ekonomi di pedesaan,” tambah mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.

Terpisah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bolmut Fadly Usup, ketika dikonfirmasi, sangat memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tinggi kepada pihak Kejari Bolmut yang terus berusaha memberikan pemahaman kepada seluruh aparat desa tentang pengelolaan Dandes tersebut.

“Kegiatan sosialisasi hukum ini akan dilaskanakn secara bergulir disetiap kecamatan, sehingga itu tentunya kami sangat berterima kasih atas apa yang telah disampaikan dalam sosialisasi ini, dan kami pun berharap dengan adanya kegiatan ini para perangkat desa terhindar dari berbagai persoalan hukum,” tandas Usup. (Nanang Kasim)

Komentar

Populer hari ini

Sponsors