Kapolda saat diwawancarai awak media, Selasa (13/6).

Tuntaskan Pengrusakan PT Conch, Kapolda Buru Aktor Intelektual

Manado, MS

Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow dan PT Conch North Sulawesi Cement (CNSC) ‘berdamai’. 6 syarat yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dipenuhi. Salah satu tuntutan itu, PT Conch mencabut perkara pidana pengrusakan oleh tiga oknum Satpol-PP yang telah dilaporkan ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut). 

Keinginan itu terancam kandas. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulut, Irjen Pol Bambang Waskito telah menegaskan, perkara tersebut akan tetap diproses meskipun kedua belah pihak telah ada kesepakatan damai.

“Saya nyatakan, saya tidak akan menghentikan. Ini masalahnya pidana. Yang saya sorotin di sini adalah pengrusakannya, pidananya. Ini bukan delik aduan. Tidak ada pengaduan pun saya periksa,” tegas Kapolda, di Ruang Spripim Kapolda, Selasa (13/6).

Lebih lanjut dijelaskan Waskito, pihaknya saat ini sudah menangkap 3 tersangka. “Nanti berkembang lagi mungkin 8. Kita akan telusuri siapa aktor intelektualnya,” tandas Kapolda.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sulut Komisaris Besar (Kombes) Polisi Ibrahim Tompo, menjelaskan penghentian perkara hukum tersebut harus ada SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) dari kepolisian.

“Harus ada gelar perkara khusus. Hanya ada dua hal kemudian perkara bisa dihentikan.  Tersangkanya meninggal dunia atau kasus tersebut bukan pidana,” terang Tompo.

Seperti diketahui, pada hari Senin (5/6) lalu, beberapa oknum aparat pemerintah di Kabupaten Bomong diduga melakukan tindak pidana kekerasan dan pengrusakan secara bersama-sama di lingkungan pabrik milik PT CNSC, yang terletak di Jalan Trans Sulawesi, Lolak Bolmong. Akibat kejadian tersebut, perusahaan mengalami kerugian materil yaitu kerusakan bangunan sebanyak 11 unit, 240 buah kaca jendela dan 100 daun pintu pecah. (rhendi umar)

 


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado