Olly Dondokambey.

Usia ke-56, Olly Curhat

Dua momen bersejarah dalam hidup Olly Dondokambey, sedang dijalani. Selain menapaki umur ke-56, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) ini, memasuki 2 tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur (Wagub), Steven Kandouw. Segudang asa dan rasa ‘Sang Nahkoda’ ikut terurai.

 

Curahan hati (curhat) Olly membuncah. Perjalanan waktu dua peristiwa penting itu telah mengulas makna. Setiap keberhasilan yang ditorehkan, dipandang sebagai peran serta seluruh elemen masyarakat Bumi Nyiur Melambai. Di situ ada dukungan maupun doa mereka. Berkat kerja sama yang baik sehingga kepemimpinannya dirasa sangat terbantukan. “Usia 56 tahun dan menjelang 2 tahun kepemimpinan OD-SK (Olly Dondokambey dan Steven Kandouw), saya berterima kasih karena mendapat dukungan dari seluruh masyarakat di Sulawesi Utara termasuk bupati/walikota. Begitu juga dukungan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di lingkup provinsi," ujar Olly kepada awak media, di sela-sela acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 dirinya yang berlangsung di rumahnya, Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sabtu (18/11) akhir pekan lalu.

 

Selang 2 tahun itu, ia merasa pekerjaannya sangat ditolong. Hasil sinergitas yang baik sehingga pertumbuhan ekonomi di Sulut meningkat. Itu berdasarkan evaluasi yang dilaporkan dan disosialisasikan Badan Pusat Statistik (BPS). “Kemiskinan kita berkurang, tenaga kerja (pengangguran) berkurang, inflasi kita berjalan dengan baik, itu sudah menggambarkan program OD-SK berhasil," jelasnya.

Ia mengungkapkan, ada 3 sektor pembangunan yang kini menjadi perhatian serius dirinya bersama Wagub. Pembangunan insfraktruktur, penyelesaian kemiskinan dan pendidikan. "Harus seimbang antara pembangunan insfraktruktur, penyelesaian kemiskinan ini dan pendidikan. Makanya saya kemarin dapat penghargaan Anugerah Kihajar. Karena kita mulai merubah sistem pendidikan kita,” pungkasnya.

“Cara belajar mengajar kita mulai rubah. Rupanya pemerintah pusat memperhatikan hal-hal itu," sambung Olly.

 Baginya, peningkatkan insfraktruktur sangat penting namun nilai tukar petani pun harus diperhatikan. “Banyak program sosial yang kita lakukan, semacam perbaikan rumah-rumah nelayan. Ini bagian dari program OD-SK dalam hal mengentaskan kemiskinan," tutupnya. (sonny dinar)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado