Waspadai Isu Perpecahan di Pilkada Mitra

Ratahan, MS

Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) sementara dalam tahapan pelaksanaannya. Peringatan-peringatan dini terkait isu perpecahan menjelang pelaksanaan kampanya hingga pemungutan suara, diharapkan dapat diwaspadai masyarakat Mitra agar tidak menimbulkan efek negatif bagi kerukunan yang telah terbina selama ini.

“Harus diakui, pelaksanaan pilkada akan sangat rentan dengan isu perpecahan. Maka dari itu kami memintakan masyarakat untuk dapat memilah informasi yang diterima agar tidak memberikan dampak buruk bagi keamanan dan ketertiban bahkan situasi kondusif yang tercipta selama ini,” ungkap Bupati James Sumendap belum lama ini.

Menurut dia, warga harus lebih bijak sekaligus dapat menghindari adanya isu-isu menyesatkan yang dapat dimanfaatkan oknum-oknum tertentu, yang tak ingin daerah Mitra aman. “Saya mengingatkan kepada semua warga Mitra agar mewaspadai setiap isu-isu perpecahan yang bisa mengancam keutuhan daerah,” tegasnya.

Peluang isu politik yang dapat berujung pada pertikaian pun dinilai Sumendap, dapat diciptakan oknum-oknum tertentu dan masyarakat diharapkan dapat menghindari hal ini.  “Jangan sampai isu politik yang menyesatkan dapat menimbulkan pertikaian antar warga. Ini penting demi menjaga stabilitas keamanan daerah karena dapat berpengaruh terhadap jalannya pelaksanaan pilkada sebentar. Untuk itu saya mintakan masyarakat dapat mewaspadai segala bentuk isu maupun informasi yang dapat menyesatkan dan merugikan daerah dan kita yang ada didalamnya,” harapnya.

Sementara itu sejumlah pengamat politik menanggapi hal ini dengan serius, terlebih pengaruh media sosial yang ada sekarang. “Ini memang perlu dicermati warga yang ada, ketika menerima informasi dari media sosial. Keberadaan informasi sebaiknya harus jelas, karena saat sekarang kemajuan teknologi informasi akan dapat dengan cepat menyebar. Jika tidak dengan bijak dicermati dapat memberikan efek buruk bagi masyarakat banyak,” ungkap Sonny Rundengan. (recky korompis)

 


Komentar