Wawali SAS saat menanam Pohon Pakoba di Taman Merjosari Malang. Itu dirangkaikan dengan kegiatan Rakornas APEKSI.

WAWALI SAS TANAM PAKOBA DI MALANG

Tomohon, MS

Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, ikut serta pada pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-XII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang dilaksanakan di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim). Delegasi Kota Tangguh dipimpin Wakil Walikota (Wawali) Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan (SAS).

Selain Pemkot Tomohon, terdapat sekitar 98 kepala daerah yang terlibat dalam iven yang dilaksanakan selama tiga hari, tanggal 18-20 Juli 2017. Saat membuka Rakernas, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, agenda tersebut merupakan iven yang sangat penting dalam menentukan arah kebijakan nasional.  Dengan demikian, akan muncul keselarasan dan sinergitas program antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan pemerintah kota.

Selain itu kata Mendagri,  kepala daerah harus memiliki ketegasan dalam menilai kinerja bawahan, jika tidak melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. ”Melalui forum ini, saya minta para Walikota untuk bisa bersikap tegas terhadap jajarannya. Jika tidak mencapai apa yang menjadi konsepsi Walikota, ya diganti saja. Jangan sampai pejabat yang dibawahnya itu menghalangi pencapaian visi dan misi Walikota,” ucap Kumolo.

Mendagri pun mengingatkan fungsi dan kedudukan kepala daerah. Ia berharap tidak terjadi benturan. “Seorang kepala daerah, baik itu gubernur, walikota maupun bupati sudah jelas fungsinya sebagai pemimpin di daerah. Posisi wakil apakah wakil gubernur, wakil walikota ataupun wakil bupati tidak bisa menggantikan posisi gubernur, walikota dan bupati. Wakil ya wakil,” seru Mendagri, di Hotel Savana Malang, Selasa (18/7).

Rakernas kali ini bertemakan implementasi perlindungan hukum bagi pejabat pemerintahan daerah berdasarkan UU Nomor 23 tahun 2014, tentang pemerintahan daerah untuk mendukung pembangunan Nasional. Kegiatan ini ditutup Presiden Joko Widodo, Kamis (20/7).

Jelang penutupan, dilakukan kegiatan penanaman pohon di Taman Merjosari Malang oleh seluruh kepala daerah peserta APEKSI. Pohon yang ditanam adalah tanaman khas daerah. Saat itu, Wawali  SAS menanam jenis Pohon Pakoba yang diketahui merupakan tanaman khas ‘milik’ Kota Tomohon.

UNDANG APEKSI MERIAHKAN TIFF

Menanggapi sejumlah materi yang disampaikan saat pelaksanaan Rakernas APEKSI oleh sejumlah narasumber, Wawali SA Sompotan mengatakan, pihaknya akan berusaha meminimalisir kekeliruan dan kesalahan prosedur pada pelaksanaan pemerintahan di daerah.

"Tentunya kami akan meningkatkan kesadaran akan prosedur hukum sehingga kinerja pemerintahan dapat berjalan sesuai yang diharapkan," tandas Sompotan.

Ajang Rakornas dimanfaatkan Wawali SAS untuk mensosialisasikan agenda tahunan Pemkot Tomohon yakni Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF) yang akan dilaksanakan bulan Agustus. Dia juga sekaligus mengundang anggota APEKSI untuk hadir dan ikut serta dalam TIFF tersebut. “Kami berharap kehadiran seluruh anggota APEKSI di TIFF 2017 ini,” ungkap SAS didampingi Kepala BPBD Robby Kalangi, Kadispora Theodorus Paat serta Kabag Perekonomian Harny Korompis SE.(victor rempas)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado