WTP, JS Ingatkan Pengkhianat

Ratahan, MS

Hattrick Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra), menjadi bukti kerja keras aparat dan komitmen bupati yang sedang menjalani cuti kampanye, James Sumendap. Raihan yang memeras tenaga bahkan pikiran tersebut pun akan menjadi efek bagi mereka yang dianggap telah berkhianat terhadap Sumendap, atas komitmennya terhadap tata pengelolaan keuangan daerah yang baik.

Alasannya cukup masuk akal. Pasalnya, membalikkan opini tidak wajar menjadi WTP memang bukan hal yang mudah dalam kurun waktu yang terbilang singkat. Dimana tahun pertama memimpin, berhasil merubah opini disclaimer menjadi Tidak Wajar (TW) dan secara berturut-turut meningkatkan pengelolaan keuangannya menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) hingga WTP sebanyak 3 kali. Padahal Sumendap bersama wakil bupati belum lima tahun memimpin daerah Mitra.

Sumendap pun yakin jika raihan-raihan tersebut akan dapat mencibir mereka berkhianat, memberikan fitnahan hingga menghina pemerintah daerah. “Orang yang telah menghianati, menghina dan fitnah saya, nantinya akan menjadi penonton saat kita menjadi pemenang! Merdeka!” tegas Sumendap via messenger WhatsApp (WA), kemarin.

Meski begitu, dia memberikan apresiasinya kepada jajaran pemkab hingga unsur pemerintah desa/kelurahan dan Badan Perwakilan Desa (BPD). “Selamat untuk kita semua. Karena kerja keras mulai dari jajaran pemkab, legislator, hukum tua/lurah dan perangkat serta BPD, menjadi nyata atas prestasi yang kita raih bersama melalui kepemimpinan saya dengan capaian selama kurang dari 5 tahun. Predikat TW, WDP dan 3 kali WTP. Ini bukti yang luar biasa atas kinerja kita. Selamat untuk semua,” ujarnya.

Sementara, sejumlah warga Mitra pun turut mengaminkan kerja keras jajaran Pemkab Mitra atas capaian yang diraih dibawah kepemimpinan James Sumendap. “Ini bukti bukanlah omong kosong. Dan ini pun perlu diberikan apresiasi positif atas apa yang diraih. Jika memang positif dan untuk membangun daerah, tentu haruslah diberikan apresiasi, sebab hal tersebut merupakan fakta dan tidak dibuat-dibuat,” ujar Oding Gara salah satu tokoh pemuda di Mitra. (recky korompis)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.