Yusril Ihza Mahendra dan Bupati Bolmong berpose seusai pertemuan yang membahas rencana Judicial Review atas Permendagri nomor 40 tahun 2016.(Foto : Diskominfo Bolmong)

Yusril Dampingi Yasti “Gugat” Kemendagri

Lolak, MS

Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) untuk mengajukan Judicial Review terhadap Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 40 tahun 2016 tentang tapal batas Bolmong-Bolsel dengan menggandeng advokat ternama, Yusril Ihza Mahendra menemui titik terang. Yusril yang juga Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) siap membantu Bupati Bolmong, Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow.

Bupati Bolmong, Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow mengungkapkan, dirinya bertemu langsung dengan Yusril di kantor firma hukum, Ihza Ihza Law Firm di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati dan jajaran Pemkab Bolmong menjelaskan soal duduk perkara tapal batas antara Bolmong dan Bolsel dengan hadirnya Permendagri nomor 40 tahun 2016.

“Data-data mengenai permasalahan tersebut telah kami serahkan dan masih akan dikaji lebih mendalam, sebelum dilakukannya langkah hukum yang konkret. Kajian mendalam tersebut untuk menentukan langkah hukum apa saja yang akan diambil, termasuk Judicial Review ke Mahkamah Agung ,” ungkap Bupati.

Bupati menambahkan, dirinya tak pernah gentar untuk menuntaskan persoalan tapal batas yang dinilainya banyak kerancuan. Termasuk hingga pada pembagian royalti PT JRBM yang terkesan dirampok oleh daerah tetangga.

“Sikap ini diambil salah satunya mempertimbangkan kemaslahatan bagi masyarakat bolaang mongondow,” tegas Bupati.

Sebelumnya, sengketa royalti PT JRBM antara Bolmong dan Bolsel telah menuju babak baru. Bupati Bolmong, Dra Yasti Soepredjo Mokoagow berupaya agar Pemkab Bolmong mendapatkan pengawalan hukum dari advokat kawakan Indonesia, Yusril Ihza Mahendra.

Hal ini diungkapkan Yasti saat audienss dengan masyarakat Kecamatan Lolayan di Desa Bakan, Selasa (6/3).

“Insyaallah, tanggal 9 nanti, kami akan memastikan waktu dari pak Yusril Ihza Mahendra untuk bisa mendampingi Pemkab Bolmong dalam rangka judicial review terhadap Kemendagri,” ungkap Yasti yang disambut aplous dari masyarakat Lolayan Bersatu yang hadir.

Yasti menegaskan, dirinya siap mempertaruhkan segala kemampuan bahkan darahnya untuk memperjuangkan hak masyarakat Bolmong yang terkesan dirampok oleh daerah tetangga.

“Saya bertaruh dengan darah saya. Saya ingin mengembalikkan apa yang menjadi hak rakyat Bolmong. Kalau memang wilayah itu lebih besar ke Bolsel, kami bisa terima. Tetapi, ini hak Bolmong yang dirampok. Jadi, saya tidak akan tinggal diam,” tegas Yasti.

Bupati Bolmong, Dra Yasti Soepredjo Mokoagow beserta jajaran Pemkab Bolmong sebelumnya juga menghadiri rapat pembahasan penyelesaian usulan penyaluran Dana bagi hasil (DBH) sumber daya alam Mineral dan batu bara dari setoran PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) periode 2013-2016 beberapa waktu lalu di Kemendagri RI.

Dalam rapat tersebut, pihak Kemendagri RI dinilai “berpihak” dengan memutuskan bahwa royalti PT JRBM ke Pemkab Bolsel sebesar Rp28 miliar.

Hal ini diungkapkan Bupati Bolmong yang menilai rapat yang dilaksanakan sangat tidak adil dan merugikan Bolmong, karena tidak diberikan kesempatan menyampaikan data-data pendukung.

“Kami memprotes. Semua argumen dan data yang kami kantongi sama sekali tidak dipertimbangkan oleh pihak Kemendagri,” tegas Bupati.

Bupati menambahkan, hasil rapat tersebut juga tidak mengakomodir hak dari masyarakat Bolmong tidak dipenuhi. Sehingga, Pemkab Bolmong dengan tegas menolak keputusan sepihak yang ditetapkan pihak Kemendagri RI dalam rapat tersebut.

“Sebagai bentuk keberatan serta menolak hasil rapat, saya tidak menandatangani berita acara kesepakatan rapat,” tambah Bupati.

Bupati pun tidak tinggal diam dengan hasil tersebut. Langkah-langkah untuk memperjuangan hak rakyat Bolmong akan ditempuh sang srikandi ini.

“Selanjutnya Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow akan mengajukan Judicial Review atas Permendagri Nomor 40 tahun 2016 tentang Tapal Batas antara Pemkab Bolmong dan pemkab Bolsel. Langkah ini akan kita ambil,” tegas Bupati.(yadi mokoagow)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.