Menangkan OD-SK, Militan Ungu Muda Bergerak

Siap Perkuat Barisan Hingga Kabupaten dan Kota


LAPORAN : DEVY KUMAAT

Arus dukungan bagi pasangan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK) dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun ini, mengalir kencang. Teranyar, komitmen digelorakan Militan Ungu Muda Sulawesi Utara (Sulut). Barisan pemenangan yang diisi sederet tokoh senior hingga kaum milenial GMIM itu mempertegas dukungannya bagi OD-SK melalui acara deklarasi, Sabtu (25/7). Duet petahana didorong kuat untuk kembali melanjutkan kepemimpinan di Bumi Nyiur Melambai.

Acara deklarasi ini sekaligus melahirkan kesepakatan bersama yang menunjuk Fransiskus Enoch sebagai Ketua Militan Ungu Muda Sulut. Enoch kemudian membacakan deklarasi berisi pernyataan sikap Militan Ungu Muda Sulut untuk siap dengan sepenuh hati berjuang bersama Olly Dondokambey dan Steven Kandouw sebagai Gubernur dan Wakil Provinsi Sulut periode 2020-2025.

“Semoga Tuhan Yang Maha kuasa menolong perjuangan ini,” katanya mengutip kalimat terakhir dalam naskah pernyataan sikap.

Enoch sendiri mengatakan, semua yang hadir merupakan deklarator, meski jumlah yang hadir dibatasi karena mengikuti protap Covid-19. “Kami telah sepakati juga bahwa usai deklarasi ini, para Militan Ungu Muda Sulut lainnya akan dilantik hingga kabupaten dan Kota oleh ODSK langsung,” kata dia.

Acara deklarasi ini disaksikan Marhany Pua selaku Dewan Pembina Militan Ungu Muda Sulut dan didoakan oleh Pendeta, Grace Umboh Winorungan STh. Pua pun memberi pesan kepada para penggagas dan deklarator untuk tetap bersyukur kepada Tuhan sehingga acara bisa terlaksana dengan baik.

Dikatakannya juga, semua yang hadir telah terpanggil untuk membuat sejarah untuk daerah Sulut. Karena deklarasi ini dinilai bukan sesuatu yang biasa saja.

“Disini kita bersatu bersama menyatakan tekad untuk menemukan pemimpin terbaik yang akan membawa kemajuan pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Karena itu kita para penggagas sepakat membentuk relawan independen Militan Ungu Muda Sulut untuk mendukung memenangkan pasangan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw dalam pemilihan kepala daerah yang akan berlangsung 9 Desember 2020,” papar tokoh senior GMIM yang menjadi Anggota DPD-RI sejak tahun 2004 itu.

Pua mengakui, sebelum deklarasi dirinya telah melakukan sharing bersama para senior pemuda GMIM tujuan Militan Ungu Muda Sulut dibentuk. Menurut dia, wadah perjuangan ini  adalah sekelompok pemuda yang memiliki semangat bersama mendukung OD-SK dalam kontestasi Pilgub Sulut 2020.

“Kami memiliki semangat militan yaitu berani, semangat, dan mau bergerak. Karena itu kita yakini apa yang kita perjuangkan adalah baik, berguna, dan bermanfaat bagi Sulut,” paparnya.

Dia menjelaskan unsur warna Ungu Muda itu adalah para penatua dan mantan penatua pemuda maupun remaja GMIM yang berada didalamnya. Termasuk, beberapa aktivis pemuda gereja di luar GMIM yang turut bergabung untuk berjuang bersama seperti kader GAMKI.

Pua pun membeber alasan mendukung  ODSK. Pertama soal produktivitas yang telah banyak dikerjakan dalam membangun Sulut lewat sarana dan prasarana yang sudah mulai terlihat di beberapa daerah. Kedua, Konektivitas. Dimana, ODSK memiliki jaringan yang baik dengan pemerintah pusat termasuk Presiden dan lembaga politik pusat yang mengambil keputusan strategis di Negara Indonesia.

“Konektivitas ini penting. Karena kalau pemimpin tidak memiliki hubungan dengan pemerintah pusat maka target-target dan usulan anggaran tidak akan dapat disetujui. Untunglah pak Olly punya hubungan bagus dengan pemimpin di Negara kita sehingga hal itu mudah untuk memperjuangkan,” ujarnya.

Alasan terakhir menurut dia, soal kontinuitas. “Artinya mereka sudah 5 tahun sehingga tidak perlu lagi ada orientasi baru ketika menjadi pemimpin, bisa langsung kerja. Tidak perlu menyibukkan penyesuaian diri di awal kerja dengan berkenalan dan melobi pemerintah pusat, atau menyusun struktur pejabat daerah. Namun mereka ini bisa langsung kerja dan berkarya, jadi kontinuitas itu penting,” pungkasnya.

Dia meyakini perjuangan yang dilakukan ini adalah baik, benar, dan bermanfaat bagi masyarakat Sulut serta warga Gereja. “Untuk itu kita selaku pemuda Gereja harus mengambil bagian dari perjuangan ini. Karena itulah alasan dan tujuan Militan Ungu Muda ini dibentuk,” pungkasnya. (***)

 


Komentar