Mangkir Dari Hearing, Komisi IV Sebut Dinkes Sulut ‘Pandang Enteng’


Manado, MS

Personil Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) berang. Tidak hadirnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulut dalam agenda hearing jadi penyulut. Wakil rakyat Gedung Cengkih pun menyebut sikap tersebut ‘pandang enteng’.

Reaksi itu meletup saat agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Provinsi Sulut bersama dengan Dinkes Daerah Provinsi Sulut, di ruangan serbaguna DPRD Sulut, Kamis (30/7) pekan lalu. Hanya saja, Dinkes tidak hadir dalam agenda RDP tersebut. Para legislator yang duduk di komisi bidang kesejahteraan rakyat itu menyesalkan ketidakhadiran Dinkes.

"Tindakan ini kurang menghargai kelembagaan DPRD sebagai institusi yang berhak mengawasi kerja pemerintah daerah," tegas Anggota Komisi IV DPRD Sulut, Melky Pangemanan.

Dinkes disebutnya tidak kooperatif dan terkesan mengabaikan undangan DPRD. "Ini adalah tindakan pandang enteng. Padahal ada beberapa hal penting yang harus dijelaskan," sorot wakil rakyat daerah pemilihan Minahasa Utara dan Kota Bitung ini.

Harusnya Dinkes kooperatif dan membangun sinergitas yang baik. Dirinya sangat kecewa dengan cara dari Dinkes Sulut. Jangan sampai kemudian ada sesuatu yang disembunyikan. "Komisi IV akan terus bekerja sesuai dengan amanat konstitusi," pungkasnya.

Komisi IV DPRD Provinsi Sulut menyesalkan ketidakhadiran Dinkes Provinsi Sulut dalam RDP di kantor DPRD Provinsi Sulut.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu, ketidakhadiran Dinkes berarti tidak menghargai kelembagaan DPRD sebagai institusi yang berhak mengawasi kerja pemerintah daerah. “Kepala dinas dan jajaran dinkes tidak menghargai kelembagaan DPRD. Tidak mau membangun sinergitas yang baik dengan kami," ungkapnya.(arfin tompodung)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors