Peduli Pendidikan, Alfamidi Hibahkan Laboratoriun Ritel di SMK Negeri 1 Ternate

Peduli Pendidikan, Alfamidi Bekali Siswa SMK di Ternate dengan Laboratorium Ritel


TERNATE MS--PT Midi Utama Indonesia Tbk, pemilik jaringan gerai Alfamidi memperkenalkan dunia ritel bagi siswa SMK Negeri 1 Ternate, lewat program Alfamidi Class dan Teaching Factory.

Peresmian Alfamidi Class dan Teaching Factory digelar pada Selasa, 24 November 2020. Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara (Malut), manajemen Alfamidi, Kepala SMK Negeri 1 Ternate, Bahrudin Marsaoly, serta kepala-kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Malut yang berkesempatan hadir.

Branch Manager Alfamidi Manado Deni Firmanto mengatakan, Alfamidi bekerja sama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Malut memberi pengetahuan manajemen ritel pada siswa SMK Negeri 1 Ternate. “SMK Negeri 1 Ternate ini sebagai sekolah pertama dalam program Alfamidi Class. Di sini kami mentransfer pengetahuan tentang bisnis ritel,” ujarnya.

Bersamaan dengan Alfamidi Class, kata Deni, pihaknya juga menjalankan program Teaching Factory. Di mana lewat program itu, perseroan menghibahkan laboratoriun ritel yang letaknya di dalam lingkungan sekolah. Laboratoriun ritel tersebut di desain layaknya seperti Toko Alfamidi. “Setelah siswa belajar bisa langsung praktik. Di sana sudah ada meja kasir, rak untuk display produk, dan sarana penunjang seperti di dalam toko modern. Kami pastikan para siswa akan mendapatkan pengalaman yang berkesan,” tuturnya.

Kabar baiknya, kata dia, ke depannya lulusan SMK tersebut akan mendapat kemudahan ketika kelak ingin bergabung sebagai keluarga Alfamidi. Pasalnya sudah memiliki bekal ilmu manajemen ritel. "Tentunya ada kemudahan kalau memang nantinya ingin bergabung dengan Alfamidi,” jelasnya.

Tak hanya itu, program Alfamidi Class dan Teaching Factory juga bisa menjadi pegangan bagi siswa untuk berwirausaha secara mandiri di bidang ritel. “Saya kira ilmu ini bisa jadi batu loncatan bagi siswa yang bercita-cita membuka usaha sendiri," paparnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Malut Drs. Imam Makhdy Hassan, AP, mengapresiasi alfamidi karena ikut mendukung program pendidikan khususnya SMK yang merupakan pendidikan vokasi (siap kerja). Kolaborasi dengan Alfamidi untuk memajukan dunia pendidikan merupakan terobosan untuk mencetak tenaga kerja unggul, terdidik dan punya pengalaman dan kompetensi di bidang ritel, sehingga mampu menjawab tantangan zaman. “Kerja sama ini ide yang bagus. SMK Negeri 1 Ternate menjadi sekolah yang pertama. Program ini akan menjangkau SMK lain di Malut,” tuturnya.

“Tujuannya sangat mulia, kalau semua sudah bisa kerja atau buka usaha sendiri berarti kami sudah membantu pemerintah menekan angka pengangguran,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Ternate, Bahrudin Marsaoly mengatakan, pihaknya bangga program kolaborasi Alfamidi juga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malut. “Tentunya kami sangat berterimakasih kepada Alfamidi juga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malut. Kami dipercayakan menjadi sekolah pertama di Provinsi Maluku Utara atas hibah laboratorium ritel. Bagi kami, program ini akan menjembatani siswa meraih masa depan di tengah Pandemi Covid-19 yang belum usai,” ujarnya (yaziin Solichin)


Komentar