Legislator Bolmut Sorot Angka Kemiskinan Bertambah


Kaidipang, MS

Angka kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), mengalami kenaikkan. Kabar ini membuat legislator Bolmut angkat bicara. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data di Tahun 2020, sebanyak 6.820 jiwa terdaftar sebagai warga miskin dari 83.112 penduduk. Jika dibandingkan dengan tahun 2019, angka kemiskinan hanya mencapai 6770 jiwa. Meskipun kenaikkan tidak signifikan, namun personil Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), meminta Pemkab segera menyusun rencana aksi daerah, guna menanggulangi kemiskinan tersebut. “Telebih untuk melaksanakan berbagai kegiatan penanggulangan kemiskinan, pemerintah harus menjalankan secara terpadu dan memiliki data warga miskin yang jelas, agar penanggulangan kemiskinan dapat terukur dan tepat sasaran,” kata Korompot lagi.

Menurutnya, pembangunan fisik yang selama ini menjadi salah satu prioritas dari Pemkab Bolmut, tidak menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Memang pembangunan fisik sangat dibutuhkan, namun yang paling penting adalah program yang langsung menyentuh masyarakat. Sehingga itu, program-program pembangunan fisik harusnya segera dihentikan, mengingat hanya segelintir orang saja yang menikmatinya,” ujar Korompot.

Dia juga meminta Pemkab segera mencari akar persoalan yang ada dan mencari solusi terbaik. “Pemkab mesti mencari solusi untuk penyelesaian dan penekanan angka kemiskinan itu,” kata Suriansyah.

Hal ini kata Suriansyah, perlu secepatnya dikaji, karena ternyata upaya Pemkab selama ini belum membuahkan hasil yang maksimal. Bisa dikatakan perubahan tingkat kesejahteraan masyarakat justru belum meningkat. “Maka dari itu, diharapkan program pembangunan yang akan dicanangkan hendaknya berdampak ekonomis terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena jika tidak dilakukan, sulit mengatasi persoalan kemiskinan ini,” tukasnya. (Nanang Kasim)

 


Komentar