Perjuangkan Air Bersih Bagi Masyarakat, Walikota Tomohon ‘Terobos’ Kementerian PUPR


Tomohon, MS

Gerak cepat untuk membangun Kota Multi Dimensi diperagakan pemimpin negeri sejuk kaki Lokon. Salah salah satu sasaran utama program pembangunan pasangan Walikota Tomohon, Caroll Joram Azarias Senduk, S.H, dan Wakil Walikota Wenny Lumentut, S.E, (CS-WL), yakni pengembangan air bersih. Terkait itu, Walikota Senduk pun melakukan konsultasi ke Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, di Jakarta, Kamis (11/3).

Diketahui, maksud konsultasi ini adalah dalam rangka membahas program pengembangan dan pengelolaan sumber daya air yang di Kota Tomohon. Dikatakan Senduk, soal air bersih merupakan bagian dari program unggulan Pemerintah kota Tomohon. Itu sesuai dengan visi misi CS-WL untuk menjawab kebutuhan masyarakat tentang pemenuhan air bersih.

"Untuk itu, berbagai upaya akan kami lakukan. Dari hasil konsultasi ini, secepatnya kami akan menyusun masterplan pengembangan dan pengelolaan sumber daya air di Kota Tomohon. Selanjutnya, segera dilaksanakan instansi atau perangkat daerah terkait. Perlu kita pahami bersama bahwa agenda air bersih merupakan program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat," ungkap Senduk.

Berkaitan itu, Walikota meminta agar program ini diberi perhatian serius para perangkat daerah maupun instansi terkait. Semisal Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perusahan Daerah Air Minum. Sebagaimana  Presiden Jokowi meminta kepada menteri-menterinya, Walikota Tomohon juga berharap kepada seluruh perangkat daerah untuk out of the box.

"Utamanya melakukan berbagai terobosan baru yang strategis, inovatif, kreatif, namun akuntabel. Juga dalam melaksanakan program kegiatan guna akselerasi atau percepatan pencapaian visi misi serta realisasi program uggulan Walikota dan Wakil Walikota CS-WL," tukasnya.

Saat menerima Walikota Senduk, Direktur Sungai dan Pantai, Ir. Bob Arthur Lombogia, M.Si, mengatakan, Tomohon memang perlu berbenah. Alasannya, ini dilihat dari letak geografis serta berbagai potensi yang ada di dalamnya, sehingga berfungsi sebagai daerah hinterland bagi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Adapun KSPN prioritas, yakni Likupang-Manado-Bitung.

Ia menilai, Kota Tomohon perlu segera berbenah dalam pengembangan dan pengelolaan potensi menjadi leading sektor, yaitu pertanian, pariwisata serta jasa. Ketersediaan air menurutnya menjadi salah satu prinsip dalam pengembangan sektor-sektor tersebut. Utamanya untuk lahan pertanian, objek-objek wisata, restoran, permukiman dan lain sebagainya. Terkait itu, menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dalam upaya pengembangan dan pengelolaan air di Kota Tomohon.

"Kami dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air siap menopang. Bahkan siap membantu Pemerintah Kota Tomohon melalui program-program yang ada di Kementerian PUPR. Tentunya sesuai mekanisme dan prosedur yang ada," sebut Lombogia. (hendra mokorowu/victor rempas)


Komentar